Breaking News:

BATAM TERKINI

KESAL Diputus, Pria di Batam Ini Sebar Foto Syur Mantan Kekasih Setelah Gagal Peras Rp 50 Juta

Kesal dan tak terima diputuskan sang kekasih, seorang pria di Batam nekat menyebarkan foto syur mantan kekasih ke sahabat dekatnya.

Tangkapan Layar
Kesal dan tak terima diputuskan sang kekasih, seorang pria di Batam nekat menyebarkan foto syur mantan kekasih ke sahabat dekatnya. Ilustrasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kesal dan tak terima diputuskan sang kekasih, seorang pria di Batam nekat menyebarkan foto syur mantan kekasih ke sahabat dekatnya.

Aksi nekat itu dilakukannya setelah gagal memeras korban Rp 50 juta untuk menebus foto-foto panas miilik mantan pacar.

Kini, pria bernama Syamsi Fuad (29) itu harus berurusan dengan polisi setelah diamankan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kepri. 

Kepada polisi, pria tersebut mengaku menyebarkan dan memeras mantan kekasihnya karena tidak terima diputuskan oleh korban.

Direktur Reserse kriminal Umum Polda Kepri Kombes pol Arie Dharmanto mengatakan pelaku yang diamankan pihaknya itu diketahui bernama Syamsi Fuad (29).

"Tersangka tidak terima diputus pacarnya dan mengancam korban untuk memberikan uang 50 juta jika tidak mau disebarluaskan foto bugilnya," ujar Arie.

Setelah tidak mendapatkan uang yang diminta pelaku kepada korban, akhirnya pelaku menyebar foto syur korban ke beberapa teman dekat korban.

"Pelaku meminta korban untuk menemui di Simpang Melcem tetapi korban tidak bisa karena kondisi hujan," ujar Arie

Baca juga: WARNING! BMKG Minta Warga Batam Waspadai Hujan Lebat, Besok Sabtu 24 April 2021

Arie menyebutkan selang satu jam dari waktu yang dijanjikan,  korban tak kunjung datang pelaku langsung mengirimkan foto syur korban ke beberapa teman dekat korban.

"Sejak bulan Maret 2021, pelaku sering mengancam korban akan menyebarkan video porno dan foto - foto bugil korban kepada keluarga dan teman - teman korban apabila korban tidak menuruti kemauannya," ujar Arie.

Atas perbuatan pelaku  ia di jerat dengan pasal Pasal 29 UU RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Pelaku diancam dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak 6 milyar rupiah," ujar Arie. (TRIBUNBATAM.id/Alamudin)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved