Breaking News:

HUMAN INTEREST

Kisah Hidup Mustafa, Keterbatasan Fisik Tak Halangi Jualan Keripik Keliling Natuna

Meski dengan keterbatasan fisik, Mustafa berkeliling Natuna berjualan keripik untuk bertahan hidup. Bagaimana kisah hidupnya?

TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Kisah Hidup Mustafa, Keterbatasan Fisik Tak Halangi Jualan Keripik Keliling Natuna. Foto Mustafa saat menjajakan keripik di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id – Usia warga Natuna bernama Mustafa ini tak lagi muda.

Tetapi perjuangannya untuk bertahan hidup tak bisa dianggap remeh.

Meski dengan keterbatasan fisik, pria 64 tahun ini berjualan keripik di sepanjang jalan di Ranai Kota, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Keripik yang dijual Mustafa cukup laris, ia terus berjuang untuk hidup dan mengurus kedua orang tuanya.

Keterbatasan fisiknya itu ia alami sejak 2013 ketika mengalami kecelakaan hingga berdampak pada kaki kanannya.

Untuk beraktivitas, ia dibantu dua tongkat untuk menyeimbangkan kedua tubuhnya.

Suasana sore di Pantai Piwang, Natuna, terlihat sejumlah warga sibuk bersantai dan bermain bersama anak-anaknya, memainkan mobil aki dan skuter, belum lama ini
Suasana sore di Pantai Piwang, Natuna, terlihat sejumlah warga sibuk bersantai dan bermain bersama anak-anaknya, memainkan mobil aki dan skuter, belum lama ini (tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

Dengan usahanya itu Mustafa menenteng keranjang yang berisi keripik kentang, makaroni dan keripik Malaysia untuk dijajakan kepada pembeli.

Setiap hari ia berjalan kaki dimulai dari kediamannya di Air Kolek, menuju Jalan Poros, masuk Air Kubang, Air Lakon hingga kawasan pasar.

Ia seolah mengukur panjangnya jalan demi mencari pundi-pundi Rupiah dari hasil jualannya.

"Kadang jualan ini laku sampai habis dan kadang-kadang tidak," ujar Mustafa.

Halaman
12
Penulis: Muhammad ilham
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved