Breaking News:

Transaksi Sabu 1 Kg di Kemasan Teh China Digagalkan Polisi, Harga Jual Capai Rp 340 Juta

Tiga orang diamankan polisi berikut barang bukti sabu 1 kilogram lebih yang terbungkus rapi dalam kemasan teh bertuliskan aksara China di Langsa, Aceh

SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Transaksi Sabu 1 Kg di Kemasan Teh China Digagalkan Polisi, Harga Jual Capai Rp 340 Juta. Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH, SIK, MH, saat memperlihatkan BB sabu sebanyak 1 kg lebih tersebut 

TRIBUNBATAM.id - Polisi kembali menggagalkan transaksi narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram.

Tiga orang diamankan polisi berikut barang bukti sabu yang terbungkus rapi dalam dalam kemasan teh bertuliskan aksara China.

Ketika digerebek, para tersangka mencoba melakukan perlawanan dengan mencoba hendak kabur dari sergapan petugas.

Pengungkapan kasus ini terjadi di wilayah Langsa, Aceh.

Menurut polisi, sebelum ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Langsa, satu dari tiga tersangka, yakni berinisial MY sudah menyepakati sabu-sabu 1,037 kg atau 1 kg lebih asal China itu dijual Rp 340 juta.

Ilustrasi sabu-sabu
Ilustrasi sabu-sabu (ist)

Kesepakatan itu ia lakukan bersama calon pembelinya atau pemesan berinisial AM, namun AM belum berhasil ditangkap.

Kini AM masih diburu polisi atau sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang atau DPO.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro, SH, SIK, MH, mengungkapkan hal ini dalam konfrensi pers di Mapolres Langsa, Kamis (22/4/2021).

"Sabu-sabu 1 kg lebih ini rencananya akan diberikan oleh tersangka MY kepada AM (DPO) selaku calon pembeli atau pemesan barang haram itu," kata Kapolres mengutip pengakuan MY.

Baca juga: Ketua DPRD & Sespri Digerebek, Lampu Kantor Mati Diduga Mesum Pesta Narkoba, Ternyata Sedang Begini

Baca juga: Kepala Imigrasi Tanjungpinang sudah Lama Curiga, Oknum ASN Ditangkap Polisi Gegara Narkoba

Kapolres mengatakan berdasarkan pengakuan tersangka, awalnya MY mendapatkan satu paket besar sabu tersebut dari temannya berinisial AP yang kini juga DPO.

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved