Breaking News:

BP BATAM Tata Taman Kolam dan Bangun Jalur Sepeda di Tamam Rusa Sekupang

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus menggesa pembangunan infrastruktur jalan dan aset yang dimiliki.

Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
Ist
Gambar. Layout pembangunan Taman Kolam teratai 

Penataan dan Pembangunan Taman Kolam, Taman Rusa dan Jalan Jalur Sepeda Sekupang Dimulai

Gambar. Layout pembangunan Taman Rusa
Gambar. Layout pembangunan Taman Rusa (Ist)

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan pihaknya akan melanjutkan penataan di tiga kawasan yaitu penataan taman kolam Sekupang tahap dua, pembangunan jalur sepeda jalan re mardinata tahap dua dan pembangunan taman rusa Sekupang tahap tiga.

Hal itu ditandai dengan peresmian ground breaking oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi di Sekupang pada Jumat (2/4/2021) pagi.

Muhammad Rudi menyampaikan proyek ini merupakan kelanjutan dari pekerjaan rumah BP Batam dalam hal infrastuktur mulai dari pembangunan bandara, pelabuhan, jalan, jembatan, fasilitas wisata hingga jalur sepeda dan pedestrian baru.

Adapun, penataan kawasan taman kolam Sekupang dan pembangunan taman rusa merupakan proyek untuk mengoptimalkan aset sebagai destinasi wisata populer. Saat ini luas kawasan taman kolam seluas 23,5 hektare dengan area danau seluas 8,5 hektare.

Nantinya, penataan kawasan ini akan dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana PT Bahana Prima Nusantara dengan konsultan pengawasan CV. Aska Perkasa Konsultan dan nilai kontrak mencapai 8 miliar dari sumber dana PNBP TA 2021. Waktu pelaksanaan pekerjaan 214 hari kalender.

“Penataan kawasan di sini anggarannya besar sekali karena akan menjadi bagian KEK Rumah Sakit,” ujar Rudi.

Rencananya BP Batam akan membangun jogging track dengan panjang lintasan 1.200 meter dan lebar 3.5 meter yang dilengkapi unsur street furniture atau memperhatikan estetika modern. Di sepanjang jalur jogging track akan terdapat 4 taman tematik yang berada di titik-titik rest area. Nantinya di titik ini pengunjung dapat menikmati beragam vegetasi dengan corak warna dan tekstur yang beragam. Pada zona ini beragam vegetasi sangat melibatkan sensitivitas indera penglihatan dan peraba seperti Aglaonema cultivars, Calathea cultivars, Microsorum musifolium, Russelia equisetoformi.

Dan di zona kedua, pengunjung akan diajak untuk membuka memori aroma tanaman herbal yang sering dijumpai di dapur, pasar seperti Annona squamosa, Averrhoa bilimbi, Platostoma palustre, Cymbopogon nardus. “Tanaman di area ini sebagian bisa langsung dikonsumsi,” kata Rudi.

Sedangkan, Taman Rusa Sekupang sendiri telah dibangun sebagai destinasi wisata olahraga dan rekreasi.  Area wisata Taman Rusa Sekupang seluas 12,2 hektare ini direncanakan BP Batam untuk pengembangan konsep Mini Zoo yang ramah anak. Pembangunan akan dilakukan oleh kontraktor pelaksana PT Andhika Multi Karya Abadi dengan nilai kontrak mencapai 9 miliar dari sumber dana PNBP TA 2021. Waktu pekerjaan selama 214 hari kalender.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved