Breaking News:

KRI NANGGALA 402

Surat Presiden dan Perdana Menteri Singapura, Turut Berduka Cita Atas Tenggelam KRI Nanggala-402

Presiden Halimah Yacob dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong Singapura berbelasungkawa atas tenggelamnya KRI Nanggala-402, turut bersedih.

Editor: Mona Andriani
WALLACE WOON / POOL / AFP
Presiden terpilih Halimah Yacob (tengah), Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (dua dari kanan) dan Ketua Mahkamah Agung Sundaresh Menon memasuki ruang kenegaraan sebelum upacara pelantikan presiden di Istana Kepresidenan Singapura, 14 September 2017. 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Singapura turut berbelasungkawa atas tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan surat dari Presiden Halimah Yacob dan Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Surat itu berisikan ucapan belasungkawa atas tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Hal ini sesuai dengan postingan halaman Facebook resmi Kedutaan Besar Singapura di Jakarta, Senin (26/4/2021).

Kesedihan yang turut dirasakan oleh Presiden Singapura, Halimah Yacob atas tenggelamnya KRI Nanggala-402.

"Saya merasa sedih atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 yang mengakibatkan hilangnya nyawa 53 kru."

Baca juga: Hotman Paris Cari Anak Lettu Imam Adi, Sempat Viral Karena Halangi Ayahnya ke KRI Nanggala-402

"Kami berdoa dan berharap bahwa mereka dapat diselamatkan tetapi ternyata sebaliknya," ucap Halimah dalam postingan halaman Facebook Kedutaan Besar Singapura di Jakarta.

Halimah mengatakan, ini merupakan sebuah ujian bagi rakyat Indonesia dan keluarga serta orang-orang terkasih dari para korban yang gugul dalam menjalankan tugas untuk bangsa.

"Atas nama rakyat Singapura, saya mengucapkan turut berduka cita kepada rakyat Indonesia."

"Doa dan perhatian saya bersama keluarga dan orang-orang terkasih dari para kru dan semoga mereka menemukan kedamaian di bulan Ramadan ini," tutup Halimah Yacob.

Presiden terpilih Halimah Yacob (tengah), Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (dua dari kanan) dan Ketua Mahkamah Agung Sundaresh Menon memasuki ruang kenegaraan sebelum upacara pelantikan presiden di Istana Kepresidenan Singapura, 14 September 2017.
Presiden terpilih Halimah Yacob (tengah), Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (dua dari kanan) dan Ketua Mahkamah Agung Sundaresh Menon memasuki ruang kenegaraan sebelum upacara pelantikan presiden di Istana Kepresidenan Singapura, 14 September 2017. (WALLACE WOON / POOL / AFP)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved