KEJADIAN POPULER BATAM
Kejadian Populer Batam: Dari Wali Kota Batam Makin Cemas, e-Tilang, hingga Stok Vaksin di Batam
Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu ini
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu (28/4/2021) antara lain:
1. WALIKOTA Makin Cemas Jumlah Kasus Covid-19 di Batam Terus Menanjak
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi makin cemas dan khawatir melihat penambahan jumlah Covid-19 di Batam belakangan ini.
Pasalnya, dalam satu minggu lebih, peningkatan Covid-19 di Batam, rata-rata di atas 50 kasus.
"Saya sangat khawatir. Kita harus kerjasama, agar bisa menyelesaikan ini. Penting disampaikan, Covid ini sangat berbahaya. Jadi semua masyarakat minta menggunakan masker," ujar Rudi, Rabu (28/4/2021).
Saat ini di Batam, ada 579 orang pasien covid-19 di Batam yang dirawat. Sejak tahun 2020, total kasus Covid di Batam, 7.069 orang dengan meningal 161 orang.
Sementara jumlah pasien yang sudah sembuh sejak tahun lalu, sebanyak 6329.
Namun dalam satu minggu belakangan ini, terjadi peningkatan jumlah kasus yang signifikan.
Peningkatan jumlah kasus covid-19 di Batam, dinilai lebih tinggi dibanding tahun lalu.
Selengkapnya baca, WALIKOTA Makin Cemas Jumlah Kasus Covid-19 di Batam Terus Menanjak
• Kejadian Populer Batam: Dari Kecelakaan, Lahan di Batam Tumpang Tindih hingga Realisasi KEK
2. Dulu Kuli Bangunan, Aris Kini Sukses Jadi Wirausaha Muda di Batam Dari Jual Donat Kentang
Penerapan Tilang Elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement (Etle) di Batam awalnya direncanakan mulai Rabu 28 April 2021 hari ini.
Namun, ternyata pemberlakuan sistem tilang yang menggunakan bantuan kamera pengawas tersebut belum bisa direalisasikan tepat waktu atau diundur.
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Mujiono mengatakan, meski diundur tapi masyarakat diminta tetap harus tertib berlalulintas, hal itu guna menjaga keselamatan bersama
"Ada ETLE atau tidak masyarakat harus patuh terhadap aturan lalulintas untuk keselamatan sesama pemakai jalan," ujarnya Rabu (28/4/2021).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart mengatakan, jadwal mulainya penerapan ETLE nanti akan disampaikan.
Selengkapnya baca, Benarkah e-Tilang di Batam Mulai Berlaku Hari Ini, Rabu 28 April? Ini Kata Dirlantas Polda Kepri
Editor: Tri Indaryani
• Kejadian Populer Batam: Didominasi Berita tentang Covid-19 dan Harga Cabai di Pasar
3. Benarkah e-Tilang di Batam Mulai Berlaku Hari Ini, Rabu 28 April? Ini Kata Dirlantas Polda Kepri
Penerapan Tilang Elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement (Etle) di Batam awalnya direncanakan mulai Rabu 28 April 2021 hari ini.
Namun, ternyata pemberlakuan sistem tilang yang menggunakan bantuan kamera pengawas tersebut belum bisa direalisasikan tepat waktu atau diundur.
Dirlantas Polda Kepri Kombes Pol Mujiono mengatakan, meski diundur tapi masyarakat diminta tetap harus tertib berlalulintas, hal itu guna menjaga keselamatan bersama
"Ada ETLE atau tidak masyarakat harus patuh terhadap aturan lalulintas untuk keselamatan sesama pemakai jalan," ujarnya Rabu (28/4/2021).
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhart mengatakan, jadwal mulainya penerapan ETLE nanti akan disampaikan.
"Nanti akan disampaikan," ujar Harry.
Harry berpesan para pengendara kendaraan bermotor agar selalu bersikap disiplin dengan peraturan yang ada.
Selengkapnya baca, Benarkah e-Tilang di Batam Mulai Berlaku Hari Ini, Rabu 28 April? Ini Kata Dirlantas Polda Kepri
• Kejadian Populer Batam: Dari Utusan Sarumaha Kernet dan Pemanen Sawit hingga Covid Gelombang ke 3
4. Jelang Lebaran, KM Kelud Terakhir Berlayar dari Batam Tujuan Jakarta Hari Ini, Rabu 28 April 2021
Jelang Lebaran 2021, Kapal Motor (KM) Kelud dari Pelabuhan Batu Ampar Batam tujuan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta terakhir berlayar hari ini, Rabu (28/4/2021).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Operasional Pelni Cabang Batam, Adam.
Ia mengatakan KM Kelud akan kembali berlayar ke Batam pada 5 Mei 2021 dari Tanjung Balai Karimun, dan pada hari yang sama akan ke Tanjung Priok Jakarta dalam posisi nihil penumpang dan hanya mengangkut logistik saja.
"Untuk penumpang dari Batam ke Jakarta hari ini terakhir dilayani menggunaan KM Kelud," kata Adam.
Ia melanjutkan, hal ini juga berlaku untuk beberapa kapal Pelni lainnya yakni KM Bukit Raya dan KM Umsini.
Selengkapnya baca, Jelang Lebaran, KM Kelud Terakhir Berlayar dari Batam Tujuan Jakarta Hari Ini, Rabu 28 April 2021
• Kejadian Populer Batam: Dari Sebar Foto Syur Mantan Kekasih hingga Berita Covid19 di Galang
5. JELANG Pemberlakuan Larangan Mudik, Harga Tiket Pesawat dari Batam Naik, Cek Harga Terbarunya
Harga tiket pesawat menjelang pemberlakuan aturan larangan mudik mulai 6 hingga 17 Mei perlahan mulai merangkak naik.
Kenaikan tersebut dilihat dari beberapa penerbangan dari Batam ke beberapa bandara tujuan.
Dari pantauan Tribun kenaikan beberapa tiket terjadi di angka Rp 100 ribu sampai 300 ribu ke beberapa tujuan.
Beberapa tujuan yang mengalami kenaikan seperti Batam tujuan Medan, Batam tujuan Padang, Batam tujuan Jakarta, Batam tujuan Surabaya dan beberapa tujuan lainnya.
Berikut rincian harga tiket dari Batam ke berbagai tujuan di Indonesia per tanggal 30 April 2021.
Selengkapnya baca, JELANG Pemberlakuan Larangan Mudik, Harga Tiket Pesawat dari Batam Naik, Cek Harga Terbarunya
• Kejadian Populer Batam: Mulai dari Keretakan Hubungan Ansar-Marlin hingga Oknum Dokter Cabul
6. HABIS! Stok Vaksin Covid-19 di Batam hanya Cukup untuk Lansia
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Batam terkendala stok vaksin yang habis.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, stok vaksin yang ada saat ini hanya untuk lansia. Itupun jumlahnya tak sampai 140 vial vaksin.
"Bisa dikatakan sudah habis. Keterbatasan vaksin juga menjadi salah satu kendala kita saat ini," ujarnya, Rabu (28/4/2021).
Didi menyebutkan, untuk dosis pertama vaksin AstraZaneca yang datang beberapa waktu lalu bisa dikatakan sudah disuntikkan secara keseluruhan.
Begitu juga dengan vaksin Sinovac baik dosis pertama dan kedua.
Cakupannya adalah, sebanyak 8.084 SDM kesehatan, 11.032 petugas publik dan 7.000 an lansia.
Angka ini masih sangat kurang dari jumlah lansia secara keseluruhan yakni sebanyak 30 ribuan lansia.
"Artinya masih banyak, dan sesuai prediksi kami tidak akan selesai (vaksinasi) tahun ini," bebernya.
Didi menjelaskan, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi lansia ke depan juga akan diubah.
Yakni tidak lagi memangil lansia untuk melaksanakan vaksin.
Selengkapnya baca, HABIS! Stok Vaksin Covid-19 di Batam hanya Cukup untuk Lansia
(*/tribunbatam.id)
BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS
Baca Juga Berita lain tentang KEJADIAN POPULER BATAM
Baca Juga Berita lain tentang LANSIA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kejadian-populer-batamleo.jpg)