Selasa, 28 April 2026

SELEB TERKINI

Putra Baim dan Paula, Kiano Tiger Wong Terinfeksi Flu Singapura, Ini Gejala dan Penyebab

Kiano Tiger Wong terinfeksi flu Singapura, merasakan bintik-bintik merah di sekujur tubuhnya, lalu apa itu Flu Singapura?

instagram/baimwong
Paula Verhoeven dan Kiano Tiger Wong. 

TRIBUNBATAM.id - Putra Baim Wong dan Paula Verhoeven, Kiano Tiger Wong diketahui terinfeksi flu Singapura.

Hal ini diketahui dari unggahan video youtube Baim Paula, Kamis (29/4/2021).

Awalnya tubuh Kiano Tiger Wong ini bercak-bercak merah di bagian paha dan kaki.

Selain itu suhu badannya putra Baim Wong juga tinggi. 

Paula Verhoeven awalnya bingung dengan keadaanya putra tersebut.

Namun dugaan Paula sebelum mengetahui Kiano terinfeksi flu Singapura yaitu karena sinar matahari hingga timbul bintik-bintik merah.

Baca juga: Baim Wong Ngamuk, Pecat Semua Kuli Bangunan Rumah Barunya, Tekor Rp 600 Juta Selama 6 Bulan

Binti-bintik merah itu timbil hampir di sekujur tubuh Kiano Tiger Wong, mulai dari bokong, lengan, paha hingga telapak.

Namun setelah diperiksa oleh dokter, barulah diketahui Kiano terinfeksi flu Singapura.

"Aku tuh bingung itu kenapa, mungkin karena panas ya, karena sinar matahari, jadi keluar merah-merah bintik-bintik," kata Paula dikutip Tribunnews dari kanal Youtube Baim Paula, Kamis (29/4/2021).

"Kemarin tuh engga cuma gatel-gatel aja, tapi sekarang bintik-bintik merah semua badan, tangan, telapak, badan dan bokong," imbuhnya.

Paula pun selalu memberikan kabar kepada dokter terkait kondisi Kiano.

Setelah diperiksa dan konsultasi, menurut dokter yang menangani, ternyata kiano tertular oleh orang disekitarnya yang terkena flu Singapura.

"Kiano dapet dari sebelumya (penderita flu Singapura), terus bisa nularin yang setelahnya," ucap Paula menerangkan.

"Saya pikir awalnya kan kaya campak bisa begitu, lalu ko jadi besar-besar dan kesana (merambah), tutup dokter yang menangani Kiano.

Baca juga: Oki Andrian Baim Wong Dabo Rehap Rumah Nenek Renta di Lingga, Yatimah Kini Bisa Pakai Baju Lebaran

Baca juga: Hamil Anak Kedua, Paula Verhoeven Pernah Positif Covid-19, Istri Baim Wong: Kok bisa Lolos Ya?

Apa Itu Flu Singapura?

Kiano Tiger Wong merasakan suhu tubuhnya tinggi dan tubuhnya bintik-bintik merah.

Dilansir dari Tribunnewswiki.com, Flu Singapura merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi virus yang memang biasanya dialami anak-anak.

Bahkan dalam banyak kasus, Flu Singapura menyerang balita atau anak-anak.

 Virus yang menyebabkan infeksinya adalah enterovirus 71 dan terkadang coxsackievirus A16.

Namun perlu diketahui Flu Singapura dapat pula terinfeksi ke orang dewasa.

Sama seperti yang dialami Kiano Tiger Wong, ciri-ciri terinfeksi Flu Singapura itu ada bintik-bintik air dan luka-luka di sekitar mulut, tangan dan kaki.

Terkadang juga muncul di siku tangan, bokong, lutut, dan lipat paha.

Lalu apa faktornya?

Ada beberapa faktor seseorang bisa terinfeksi Flu Singapura seperti tidak menjaga kebersihan diri dengan baik, selain itu bisa juga kontak dengan banyak orang dalam waktu lama.

Berikut beberapa gejala yang biasanya akan dialami pengidapnya.

Demam tinggi, sakit tenggorokan, hilangnya nafsu makan, timbul luka seperti melupuh di lidah, gusi, dan bagian dalam pipi berwarna merah, ruam merah, sakit perut dan munculnya demam.

Dikutip dari Tribunnewswiki.com berikut pengobatan dan pencegahan dari Flu Singapura:

Seperti penjelasan sebelumnya, umumnya penyakit ini bisa sembuh kurang atau satu minggu tanpa penanganan di rumah sakit.

Karena disebabkan oleh virus, jadi tidak perlu mengonsumsi antibiotik untuk meredakannya.

Penanganan yang bisa dilakukan di rumah adalah:

Pemberian obat penurun demam dapat dilakukan untuk meredakan gejalanya.

Tetapi jangan sembarangan memberikan obat demam, karena sebagian obat tidak sesuai dengan anak-anak dan usia remaja, kecuali jika sudah diberikan resep oleh dokter.

Beristirahat secukupnya dan berikan banyak minuman dingin untuk mengurangi rasa sakit pada tenggorokan.

Hindari makanan atau minuman asam dan pedas, sebab bisa membuat luka di mulut menjadi perih.

Untuk mengurangi resiko penyebaran flu Singapura, ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

Mengisolasi pengidap flu Singapura.

Membersihkan area-area yang dicurigai terkontaminasi virus.

Cucilah tangan dengan bersih.

Ajarkan cara menjaga kebersihan.

Jangan mencium anak yang mengidap penyakit ini.

Hindari berbagai perlatan atau barang pribadi dengan pengidap flu Singapura. (*)

(*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved