Tersangka Kasus Antigen Bekas di Kualanamu Bangun Rumah Mewah & 4 Unit Mobilnya
Saat ini PC tengah membangun rumah mewah baru dua lantai tepat diseberang jalan rumah lamanya di Lubuklinggau, Sumatera Selatan
TRIBUNBATAM.id - Menejer Bisnis Laboratorium Kimia Farma untuk wilayah Medan, PC (45) ditetapkan sebagai tersangka atas Alat Rapid Tes Antigen Bekas yang dijual di Bandara Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara Selasa (27/4/2021) lalu.
Untuk diketahui, PC merupakan warga Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel).
PC satu dari lima orang yang ditetapkan polisi menjadi tersangka.
Seperti apa sosok tersangka PC di kampung halamannya?
• Tampang PC, Manajer Kimia Farma Tersangka Stik Antigen Bekas Pakai Swab Penumpang Bandara
Berikut dirangkum Tribunbatam.id dari Tribunnews.com (grup tribun batam) Sabtu (1/5/2021):
• Dinkes Tanjungpinang Gandeng BPOM, Cegah Penggunaan Rapid Test Antigen Bekas
1. Bangun rumah mewah
Dikutip dari Sripoku.com (Tribun Network), saat ini PC tengah membangun rumah mewah baru dua lantai tepat diseberang jalan rumah lamanya di Kelurahan Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.
Pembangunan rumah megah tersebut saat ini dalam tahap closing, kayu-kayu penyangga coran bangunan rumah masih terlihat terpasang belum di lepas oleh para tukang.
Sementara di bagian dalam sebagian relief rumah telah terpasang, termasuk pagar besi di depan rumah telah dipasang dan sudah selesai dilakukan pengecatan.
"Kami tukang Purwakarta tugasnya cuma membuat relief saja, sementara yang lainnya kami tidak tahu," kata Antoni dan Cecep tukang yang bekerja membangun rumah milik PC, Jumat (30/4/2021).
Ia menuturkan mereka terakhir bekerja Kamis (29/4/2021) lalu secara tiba-tiba ibu Picandi datang menemui mereka dan meminta untuk berhenti bekerja sementara waktu.
"Kamis pagi kemarin kami tiba-tiba di stop oleh nenek (ibu PC) alasannya ada musibah, sekarang kami mau mengambil alat yang masih tinggal," ungkapnya.
• HEBOH Rapid Test Antigen Bekas, Disdik Kepri Perintahkan Sidak Klinik
Mereka mengungkapkan terakhir melihat istri PC saat perayaan ulang tahun anaknya, kemudian setelah itu mereka tidak melihat lagi, informasinya telah pergi.
"Istrinya sudah pergi katanya ke Padang tapi kami juga tidak tahu kemana," paparnya.
Sementara terakhir mereka bertemu dengan PC dua pekan lalu saat ulang tahun anaknya, selama bekerja dengan PC tidak ada masalah, termasuk pembayaran gaji selalu lancar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/rumah-tersangka-kasus-antigen-bekas.jpg)