Breaking News:

Dukun Cabul Ini Ngaku Keturunan Majapahit & Miliki Pewahyuan,4 Anak di Bawah Umur Dijadikan Istri

MA diduga mencabuli empat gadis di bawah umur.MA memperdaya para korban dengan iming-iming agar memiliki prestasi dalam bidang olahraga.

Editor:
KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Ungkap kasus pencabulan dukun terhadap anak di bawah umur di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah. 

KEBUMEN, TRIBUNBATAM.id - Perilaku dukun seorang pria berinisial MA (40) ini, memuluskan akal bulusnya untuk melakukan kejahatan.

MA memperdaya para korban dengan iming-iming agar memiliki prestasi dalam bidang olahraga.

Setelah ditelusuri polisi, MA merupakan warga Desa Kedalemankulon, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

MA diduga mencabuli empat gadis di bawah umur.

Ini Kronologis Tersangka Pencabulan Anak di Polman Ditembak Mati, Sempat Kejar dan Tikam Penyidik

Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Afiditya, Kebumen AKBP Piter Yanottama mengatakan, dukun MA (40) memperdaya para korban.

"Sampai saat ini baru empat korban yang sudah melaporkan. Mereka yang melaporkan adalah gadis yang masih di bawah umur," kata Afiditya melalui keterangan resmi, Minggu (2/5/2021).

Afiditya mengungkapkan, untuk meyakinkan para korban, tersangka mengaku titisan Mbah Bondan dan merupakan keturunan dari Kerajaan Majapahit.

"Tersangka melakukan perbuatan tak pantasnya tersebut sejak 2017 lalu di dalam kamar rumahnya," ujar Afiditya.

Kepada para korban yang seluruhnya warga Kebumen, tersangka mengaku bisa mentransfer ilmu hikmah yang ia dapatkan dari Kerajaan Majapahit.

Pengakuan Wanita 22 Tahun yang Jadi Korban Pencabulan Oknum Dokter, Polisi: Dia Masih Syok

Namun karena tak tahan dengan perlakuan cabul tersangka, salah satu korban akhirnya bercerita kepada keluarganya. Selanjutnya melaporkan ke Satreskrim Polres Kebumen.

"Kepada polisi, tersangka kekeuh adalah titisan Mbah Bondan yang memiliki 11 Istri yang mempunyai gelar dewi," kata Afiditya.

Kasus Pencabulan Anak, Paling Bejat Perbuatan S (38) di Medan pada 5 Anak Kandung Sekaligus

Ketika akan melakukan ritual pengobatan ataupun pengisian kekuatan, korban yang masih gadis itu dijuluki dewi dan dianggap sebagai istrinya oleh tersangka.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 82 (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun serta denda paling banyak Rp 5 miliar.

(*/tribunbatam.id)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS

Baca Juga Berita lain tentang KRIMINALITAS

Baca Juga Berita lain tentang PENCABULAN

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengaku "Orang Pintar" Keturunan Majapahit, Pria Ini Tipu 4 Gadis, Korban Dicabuli Agar Berprestasi"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved