Breaking News:

Ibu Penyandang Disabilitas Diusir dari Kontrakan, Tinggal Punya Uang Rp 175 Ribu

Seorang ibu penyandang disabilitas bernama Ida mengalami nasib menyedihkan. Ia diusir dari rumah karena tidak mampu membayar sewa. 

Sumber: Facebook/Lee Khai Loon
Ida bertemu dengan Lee Khai Loon yang menolongnya 

MALAYSIA, TRIBUNBATAM.id - Seorang ibu penyandang disabilitas bernama Ida mengalami nasib menyedihkan.

Ia diusir dari rumah karena tidak mampu membayar sewa. 

Lebih parahnya lagi, 6 orang anaknya tidak ada yang mau merawatnya.

Sementara sang suami sudah kembali ke Pakistan dan meninggalkan hutang RM 5000 atau setara Rp 17.500.000.

Ida kesehariannya berjualan pakaian di pinggir jalan. Namun karena hantaman Covid-19, membuat usahanya tidak berjalan.

Sehingga ia tidak mampu membayar sewa rumah RM800 atau setara Rp 2.800.000 per bulan.

Mau tidak mau ia harus keluar dari rumah sewa. Namun ia hanya memiliki uang Rp 175 ribu.

Nasib naas Ida terungkap dalam unggahan media sosial seorang anggota dewan Machang Bubuk Malaysia, Lee Khai Loon.

Dia menulis, “Ketika Kak Ida datang ke pusat layanan kami untuk meminta bantuan, matanya berkaca-kaca dan dia sangat sedih dan khawatir. Kak Ida adalah seorang ibu yang menjadi cacat setelah kecelakaan yang terjadi pada tahun 2014. Dia memiliki enam anak dewasa yang menolak untuk merawatnya atau memberikan uangnya untuk hidup. Suaminya adalah warga negara Pakistan yang meninggalkannya dengan hutang RM5.000. Selain itu, dia telah kembali ke Pakistan."

Setelah diusir, Ida tidak tau bagaimana cara untuk menjalani kehidupan.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved