Kamis, 18 Juni 2026

BATAM TERKINI

CURHAT Dian, Tak Cuma Rumah Terbakar, Baju Lebaran yang Baru Dibeli Juga Ikut Hangus 

Dian, tak menyangka rumahnya terbakar menjelang datangnya Lebaran. Bahkan, kebakaran itu tak hanya menghanguskan rumah tapi juga baju Lebarannya.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami
Adik korban kebakaran, Uci (jilbab merah), sedang menjelaskan kondisi rumah yang rusak, kepada awak media, Rabu (5/5/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tak pernah terbayangkan bagi Dian, dirinya harus menghadapi kemalangan yang sulit pada pertengahan Bulan Ramadan ini.

Harapan dia menyambut Lebaran tahun ini harus pupus kala rumah yang ia tempati selama bertahun-tahun hangus terbakar pada dini hari lalu, Rabu (5/5/2021).

Dian sempat panik kala mendapati api yang menjalar dari rumah tetangga mulai melalap atap rumahnya.

Rumah yang ramai ditinggali delapan anggota keluarga itu pun seketika gaduh.

Seluruh penghuni rumah yang bertempat di blok G-2, Perumahan Baloi Ditpam, Sukajadi, Batam itu pun langsung melarikan diri keluar rumah.

Barang berharga yang dapat terselamatkan tak banyak, hanya dokumen penting dan beberapa helai baju.

"Kakak saya, Dian, masih syok sampai saat ini. Tapi dia berusaha terlihat tegar demi anak-anak," ujar adik kandung korban, Uci.

Kala menyaksikan rumahnya dilalap api, anak-anak Dian yang berjumlah empat orang langsung menangis.

Dirinya pun merasa sangat terpukul menerima kejadian yang terasa mendadak itu.

Sebelum kebakaran terjadi pada sekitar pukul 00:27 WIB, Dian beserta penghuni rumah lainnya yang terdiri dari empat orang anak, 1 menantu, 1 keponakan, dan cucu yang berusia 1 tahun itu masih terjaga.

Baca juga: KEBAKARAN DI BATAM - 6 Rumah di Baloi Ditpam Terbakar, Hampir Seluruh Perabotan Rusak Parah

Para penghuni rumah saat itu tengah membuat kue untuk lebaran. Di antara para penghuni rumah itu, ada seorang keponakan Dian yang merupakan anak dari adiknya, Uci.

"Anak saya masih kecil, kemarin ikut menginap di rumah ini, bikin kue. Dia lah yang ketika tahu ada kebakaran, langsung menyelamatkan cucu kakak saya yang berusia satu tahun, ke luar rumah," jelas Uci.

Ketika api kebakaran menyebar ke rumah-rumah lainnya, petugas pemadam kebakaran pun langsung dihubungi. Kebetulan, salah seorang petugas pemadam PBK BP Batam adalah abang kandung dari korban.

Tak sampai 10 menit, armada pemadam kebakaran pun langsung tiba di lokasi.

Upaya pemadaman segera dikerahkan, dan Dian beserta keluarga pun mengungsi ke rumah ibundanya, Romjatun yang terletak di blok 3.

Dirinya bersyukur tidak ada korban jiwa dari insiden kebakaran ini.

Meski demikian, sang kakak, saat ini masih dalam kondisi sangat berduka. Harta bendanya ikut terbakar.

Satu lemari penuh baju ikut jadi bulan-bulanan api kebakaran kala itu.

Bahkan, beberapa helai baju lebaran yang telah dibeli Dian untuk cucu dan anaknya pun seluruhnya telah raib dilalap api.

"Padahal sudah dekat Lebaran, tetapi malangnya rumah kakak saya kebakaran. Kue lebaran tak jadi dibuat, baju-baju baru pun sudah hangus tak bersisa lagi. Memang ini ujian dari Allah SWT," tutur Uci dengan raut muka sedih.

Berniat membantu sang kakak yang saat ini masih mengungsi, Uci dan ibunya, Romjatun pun membersihkan rumah yang kondisinya telah rusak parah.

Sejak pukul 6 pagi, dirinya sudah siap dengan sapu di tangan, berusaha mengeringkan lantai rumah yang tergenang air.

Beberapa perabot yang masih bisa terselamatkan pun disisihkan ke luar rumah, namun tak banyak.

Kondisi rumah Dian saat ini seolah porak poranda dengan banyak bekas hangus di beberapa sudutnya.

Romjatun, sang ibunda yang berusia sekitar 60 tahun, ikut membantu membersihkan rumah anaknya.

Wanita paruh baya ini mengaku amat terkejut kala mendapati kenyataan bahwa yang terbakar adalah rumah anaknya.

"Saya benar-benar tidak tahu. Anaknya saya yang pemadam kebakaran, awalnya ijin ada tugas di luar, katanya ada kebakaran di Batam Center, tapi dia tak langsung bilang ke saya ternyata itu rumah Dian," jelas Romjatun dengan raut muka prihatin.

Menurutnya, sang anak sengaja tidak memberitahu dirinya tentang kejadian tersebut.

Romjatun baru mengetahui rumah anaknya terbakar, pada sekitar pukul 3 subuh ketika para penghuni rumah berbondong-bondong mengungsi di rumahnya.

Ketika mengetahui yang sebenarnya terjadi, tubuh Romjatun langsung lemas, dan ia mengucap istighfar.

Ia sangat prihatin dengan kondisi anaknya, Dian yang saat ini masih sangat syok.

"Anak saya itu sebenarnya dia sangat syok, tetapi dia berusaha tegar. Di rumah, dia menahan nangis di depan anak-anaknya," ujar Romjatun.

Romjatun menganggap insiden ini merupakan suatu ujian dari yang maha kuasa. Kendati kemalangan menimpa jelang hari raya lebaran, namun ia berharap sang anak, beserta para korban kebakaran lainnya diberi ketabahan dan kekuatan menjalani hari. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved