Kondisi 2 Anak Perawat Eva Sofiana, Belum Tahu soal Insiden Pembakaran Ibunya
Beginilah Kondisi 2 Anak Perawat Eva Sofiana, Belum Tahu soal Insiden Pembakaran Ibunya.
Pria tak dikenal itu langsung merangsek masuk ke dalam klinik menuju ruang istirahat korban.
Setibanya bertemu korban, pelaku langsung menyiramkankan cairan ke bagian wajah dan tubuh korban.
Tanpa menunggu lama, pelaku menyulutkan korek ke arah tubuh korban.
Pelaku langsung lari terbirit-birit meninggalkan lokasi.
Sementara itu, suasana klinik yang menjadi saksi bisu peristiwa perawat dibakar oleh orang tak dikenal tampak sepi, Selasa (4/5/2021) sore.
Garis polisi terpasang mengelilingi area pintu klinik yang berada di Jalan Raya Dusun Panggang Lele, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang tersebut.
Terlihat ada beberapa sandal yang ada di bagian lantai depan pintu masuk.
Ditanya tentang sosok penyiram bensin ke wajah korban lalu membakarnya, Dudik mengaku tidak mengetahuinya.
"Saya tidak sempat melihat. Tapi kata korban pakai helm terus bermasker, pakai jaket dan pakai motor beat (Honda Beat) warna hitam," beber Dudik sembari mengkiaskan gambaran pria tak dikenal yang dijelaskan korban.
Alami luka bakar 60 persen
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengungkapkan luka bakar yang dialami Eva Sofiana Wijayanti mencapai 60 persen.
"Kondisi terakhir korban sadar." "Namun di bagian muka (wajah), dada, tangan mengalami luka bakar."
"Kondisi luka bakarnya cukup besar mencapai 60 persen," ucap AKBP Hendri Umar ketika dikonfirmasi.
Hingga kini, Hendri menerangkan jajarannya sedang bekerja untuk mengungkap misteri di balik kasus tersebut.
"Dalam waktu 1 atau 2 hari ini akan kami ungkap pelakunya." "Sekitar 3 sampai 4 orang saksi yang sudah kami periksa."
"Orang-orang terdekat korban juga sudah kami periksa," tegasnya.
Terkait petunjuk-petunjuk yang menyelimuti kasus ini, Hendri belum dapat menjelaskan secara gamblang.
Ada dugaan yang mengarah jika pelaku lebih dari satu orang.
"Nanti akan kami sampaikan ke rekan-rekan media," tutup Kapolres.
Sosok periang
Dudik berkesan korban merupakan sosok yang periang dan baik ketika berinteraksi dengan tetangga maupun pasien.
Eva diketahui membuka jam praktik di klinik tersebut sejak pukul 8 pagi.
Korban seringkali sendiri di klinik tersebut. Kata Dudik, klinik itu merupakan binaan puskesmas.
"Korban merupakan sosok yang periang dan orangnya baik, banyak temannya. Praktek di sini ada dua orang. Dokternya di Puskesmas. Ini binaan Puskesmas," jelasnya.
Sementara itu, dilihat dari akun Instagramnya diketahui Eva merupakan ibu dua anak.
Dua anak laki-laki Eva diketahui masih kecil-kecil.
Eva kerap membagikan tingkah polah dua hatinya itu di akun Instagramnya.
(*)
Baca berita terbaru lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/vdsvss.jpg)