Breaking News:

Tetap Beroperasi Meski Ada Larangan Mudik, Pelni Alihfungsikan 26 Kapal Penumpang Angkut Logistik

Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Opik Taufik memastikan kapal Pelni tetap beroperasi selama masa peniadaan mudik lebaran 2021.

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Pjs. Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Opik Taufik memastikan kapal Pelni tetap beroperasi selama masa peniadaan mudik lebaran 2021.

Menurutnya, sebanyak 26 kapal penumpang Pelni akan dialihfungsikan mengangkut muatan logistik, obat-obatan dan peralatan medis, serta barang esensial lain yang dibutuhkan daerah.

"Guna mendukung langkah pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di masa lebaran ini, Pelni akan mengoperasikan armadanya untuk mengangkut muatan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk melayani penumpang yang dikecualikan pada SE Kasatgas COVID-19 No.13 Tahun 2021," Opik dalam keterangannya, Selasa (4/5/2021).

Selama periode peniadaan mudik Idul Fitri 1442 H, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mendukung aturan pemerintah dalam peniadaan mudik 2021.

Sebagai langkah dalam menekan penyebaran Covid-19 pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H, perseroan memastikan tidak menjual tiket kapal untuk keberangkatan per 6 hingga 17 Mei 2021.

KM Kelud lepas sadar dari pelabuhan Batuampar dengan mengangkut penumpang menuju ke Tanjungpriok, Minggu (3/5/2018).
KM Kelud lepas sadar dari pelabuhan Batuampar dengan mengangkut penumpang menuju ke Tanjungpriok, Minggu (3/5/2018). (TRIBUNBATAM/ZABUR A)

"Kapal Pelni akan kembali melakukan pelayaran pada 18 Mei 2021. Untuk hasil negatif tes rapid antigen dan genose sendiri hanya 1x24 jam sebelum keberangkatan kapal selama periode 22 April - 5 Mei 2021 dan 18 - 24 Mei 2021," Jelas Opik.

Penumpang yang dikecualikan harus memiliki surat izin perjalanan atau surat izin keluar atau masuk (SIKM) dari pimpinan tempat bekerja atau dari Kepala Desa atau Lurah setempat serta surat keterangan pemeriksaan Covid-19 dengan hasil negatif.

"Penggunaan SIKM tidak diperlukan bagi penumpang pelayaran di daerah 3TP serta TNI/POLRI/ASN/tenaga medis yang sedang melaksanakan tugas," paparnya.

Baca juga: Penumpang Kapal Pelni KM Bukit Raya Turun di Batam Hanya 8 Orang, Imbas Larangan Mudik?

Baca juga: CATAT! Jelang Lebaran, Kapal Pelni Terakhir Berlayar dari Batam 5 Mei 2021

Baca juga: Semua Moda Transportasi Dilarang Beroperasi 6-17 Mei, Apa Kapal Pelni dari Batam Juga Tak Jalan?

Selain itu kapal juga diperbolehkan untuk mengangkut penumpang dengan kepentingan kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka, atau bersalin, dan untuk transportasi rutin pelayaran terbatas dalam satu kecamatan, satu kabupaten, dan satu provinsi dengan persyaratan pelayaran dilakukan antarpulau dalam wilayah tersebut.

Sesuai aturan, pada masa peniadaan mudik kapal Pelni akan beroperasi untuk mengangkut pemulangan TKI, pekerja migran Indonesia, pemulangan ABK WNI pada kapal asing, WNI dari pelabuhan negara perbatasan, TNI, Polri, ASN, dan tenaga medis yang sedang bertugas.

Baca Berita Tribunbatam.id di GOOGLE NEWS

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada Larangan Mudik, Pelni Alihfungsikan 26 Kapal Penumpang Angkut Obat-Obatan

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved