Breaking News:

Teganya Suami Siksa Istri hingga Tulang Rusuk Patah dan Buta

Seorang pria berinisial S warga Perum Garden View Blok B  Desa Sebong Pereh Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan ditangkap polisi

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Agus Tri Harsanto
ist
Suasana saat Kapolsek Bintan Utara, Kompol Suharjono gelar press release kasus KDRT di Mapolsek Bintan Utara.(Istimewa) 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Seorang pria berinisial S warga Perum Garden View Blok B  Desa Sebong Pereh Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan ditangkap polisi atas kasus dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Pelaku ditangkap karena telah  menganiaya istrinya sendiri.

"Tidak hanya itu, pria ini juga menyekap dan mengurung istrinya," kata Kapolsek Binut Kompol Suharjono, Minggu (09/5/2021).

Akibat penganiayaan, istri mengalami luka berat pada sekujur tubuhnya.

"Yaitu mengalami patah jari tangan, patah tulang rusuk, dan dada serta kebutaan pada kedua mata korban,” tuturnya.

Akibat penganiayaan, korban mengalami luka parah dan dilarikan ke RSUD Engku Haji Daut Tanjung Uban.

"Korban juga akan dirujuk ke RSUD Provinsi  Raja Ahmad Tabib (RAT) guna mendapati pengobatan yang lebih intensif,"terangnya.

Suharjono juga menambahkan, kejadian itu sudah terjadi sejak 25 Juli 2020 lalu hingga saat ini, dan saat itu juga korban sudah menyiksa istrinya sendiri sehingga alami luka parah.

Dari kejadian  tersebut pelaku dikenakan pasal  KDRT juncto merampas kemerdekaan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 44 ayat (2) No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT jo pasal 333 K.U.H.Pidana (penyekapan/merampas kemerdekaan).

"Atas perbuatannya, pelaku sudah diamankan di Mapolsek Bintan Utara dan terancam kurungan penjara 10 tahun,"tutupnya.(als)

Caption:Suasana saat Kapolsek Bintan Utara, Kompol Suharjono gelar press release kasus KDRT di Mapolsek Bintan Utara.(Istimewa)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved