Breaking News:

Israel Hina Muslim di Akhir Ramadhan, Liga Arab Kutuk Serangan Udara Zionis ke Jalur Gaza

Israel yang menjadi musuh banyak negara arab kembali berulah dengan melakukan serangan udara mematikan ke Jalur Gaza yang menewaskan masyarakat sipil

AFP PHOTO/AHMAD GHARABLI
Israel Hina Muslim di Akhir Ramadhan, Liga Arab Kutuk Serangan Udara Zionis ke Jalur Gaza. Kepolisian Israel mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem pada 7 Mei 2021 

TRIBUNBATAM.id - Israel dianggap menghina Muslim di akhir Bulan Suci Ramadhan dengan melakukan serangan udara mematikan ke Jalur Gaza.

Israel yang menjadi musuh banyak negara arab kembali berulah.

Di akhir Ramadhan dan jelang Idul Fitri, negara zionis itu melancarkan serangan mematikan ke Jalur Gaza.

Kementerian kesehatan Gaza mengatakan setidaknya 28 warga Palestina, termasuk 10 anak-anak tewas.

Ulah Israel mematik reaksi hampir seluruh dunia, terutama pimpinan Liga Arab yang mengecam serangan itu.

Serangan yang dituding tak pandang bulu dan tak bertanggung jawab itu, dianggap sebagai provokasi Israel yang sebelumnya terjadi di Yerusalem.

Kekerasan dimulai dengan konfrontasi antara pengunjuk rasa Palestina dan pasukan keamanan Israel di Masjid al-Aqsa di jantung Kota Tua Yerusalem.

Baca juga: Israel Serang Jalur Gaza, Puluhan Warga Palestina Dinyatakan Tewas

Kompleks bertembok itu dikenal oleh orang Yahudi sebagai Temple Mount dan Muslim sebagai Tempat Suci.

Israel melancarkan serangan udara ke Gaza setelah kelompok militan Palestina menembakkan roket di dekat Yerusalem.

Kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021
Kepolisian Israel berusaha mengusir demonstran Palestina dalam bentrokan yang berlangsung di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada 7 Mei 2021 (AFP PHOTO/AHMAD GHARABLI)

"Pelanggaran Israel di Yerusalem dan toleransi pemerintah terhadap ekstremis Yahudi yang memusuhi Palestina dan Arab, itulah yang menyebabkan penyalahan situasi dengan cara yang berbahaya ini," kata Ketua Liga Arab Ahmed Aboul Gheit dalam sebuah pernyataan, Selasa (11/5/2021).

Menurut dia, serangan di Gaza adalah bentuk unjuk kekuatan yang menyedihkan dengan mengorbankan darah anak-anak.

Gheit menambahkan bahwa provokasi Israel adalah penghinaan terhadap Muslim pada malam libur Idul Fitri di akhir bulan suci Ramadhan.

Menteri luar negeri Liga Arab mengadakan pertemuan darurat virtual pada hari Selasa untuk membahas situasi di Yerusalem.

Pertemuan itu akan menegaskan kembali sentralitas masalah Palestina bagi negara-negara Arab dan solidaritas dengan warga Palestina di Yerusalem.

Baca juga: 184 Orang Luka-luka Akibat Kebrutalan Polisi Israel di Masjid Al Aqsa, MUI Kecam Keras

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved