Breaking News:

Jalur Gaza Memanas, Militer Israel Balas Serangan Roket Hamas, 40 Orang Tewas

Setidaknya 40 orang di Jalur Gaza dan Yerusalem telah tewas dalam pertempuran antara Hamas dan pasukan keamanan Israel yang meningkat pada Rabu (12/5)

Editor: Danang Setiawan
AFP PHOTO/MOHAMMED ABED
Serangan udara yang dilakukan Israel pada 11 Mei 2021 di Gaza City. 

Di kota Lod campuran Arab-Yahudi, dekat Tel Aviv, dua orang tewas setelah sebuah roket menabrak kendaraan di daerah itu.

Lod dan kota-kota campuran lainnya telah dicengkeram oleh demonstrasi atas kekerasan dan ketegangan Gaza di Yerusalem.

Sayap bersenjata Hamas mengatakan pihaknya menembakkan 210 roket ke arah Beersheba dan Tel Aviv sebagai balasan atas pengeboman bangunan menara di Kota Gaza.

Militer  Israel mengatakan bahwa sekitar sepertiga dari roket telah jatuh pendek, mendarat di Gaza.

Kekerasan itu menyusul ketegangan berminggu-minggu di Yerusalem selama bulan puasa Ramadhan, dengan bentrokan antara polisi  Israel dan demonstran  Palestina di dalam dan sekitar Masjid Al Aqsa, di kompleks yang dihormati oleh orang Yahudi dan Muslim.

Kekerasan juga telah berkobar di Tepi Barat yang diduduki, di mana seorang warga  Palestina berusia 26 tahun tewas akibat tembakan  Israel selama bentrokan pelemparan batu di sebuah kamp pengungsi dekat kota Hebron.

Hamas menamai serangan roketnya sebagai "Pedang Yerusalem", untuk hadir sebagai penjaga palestina di Yerusalem.

Pemimpin kelompok militan itu, Ismail Haniyeh, mengatakan  Israel telah "menyulut api di Yerusalem dan Al-Aqsa dan kobaran api meluas ke Gaza, oleh karena itu harus bertanggung jawab atas konsekuensinya."

Haniyeh mengatakan, "Jika mereka ingin meningkat, kami siap melawan. Jika mereka ingin berhenti, perlawanan sudah siap."

Israel mengatakan telah mengirim 80 jet untuk mengebom Gaza, dan mengirim infanteri dan tank besi untuk memperkuat tank-tank yang sudah berkumpul di perbatasan, membangkitkan kenangan tentang serangan darat  Israel terakhir ke Gaza untuk menghentikan serangan roket pada 2014.

Lebih dari 2.100 warga Gaza tewas dalam perang tujuh minggu, menurut kementerian kesehatan Gaza, bersama dengan 73 warga  Israel, dan ribuan rumah di Gaza dirusak oleh pasukan  Israel.

Rekaman video pada hari Selasa menunjukkan tiga kumpulan asap hitam tebal membubung dari perumahan dan blok kantor Gaza 13 lantai saat digempur setelah dihancurkan oleh serangan udara  Israel.

Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan  Israel telah melakukan "ratusan" serangan dan "bangunan akan terus runtuh."

Kementerian kesehatan Gaza mengatakan bahwa dari orang-orang yang dilaporkan tewas, 10 adalah anak-anak dan satu adalah seorang wanita.

Layanan ambulans Magen David Adom israel mengatakan seorang wanita berusia 50 tahun tewas ketika sebuah roket menghantam sebuah bangunan di pinggiran kota Tel Aviv, Rishon Lezion, dan bahwa dua wanita telah tewas dalam serangan roket di Ashkelon. (Reuters/AFP/Channel News Asia)

Berita lain terkait Palestina

Baca Berita Tribunbatam.id di GOOGLE NEWS

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pertempuran Meningkat, 40 Orang Tewas di Gaza dan Israel

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved