Jumat, 24 April 2026

8 Kasus Baru Covid-19 di Bintan, Kadinkes: Tiap Hari Pasien Terus Bertambah

Penambahan 8 kasus baru kasus Covid-19 di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terjadi pada lebaran hari kedua, Jumat (14/5/2021).

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Thom Limahekin
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
TAK PAKAI MASKER - Suasana saat tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19 Bintan memberikan teguran kepada seorang pengunjung di kedai kopi Km 16 Toapaya, Bintan karena tak pakai masker. 

Editor: Thomm Limahekin

BINTAN, TRIBUNBATAM.id-Penambahan 8 kasus baru kasus Covid-19 di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terjadi pada lebaran hari kedua, Jumat (14/5/2021).

Tim Penanganan Covid-19 Kabupaten Bintan menyatakan 8 pasien tersebut beradal dari beberapa kecamatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan, dr Gama Af Isnaeni membenarkan penambahan 8 kasus baru itu.

Dia menegaskan lagi, kasus baru Covid-19 bahkan bertambah setiap hari dan terus meningkat selama beberapa pekan terakhir.

Baca juga: 41 Kasus Baru Covid-19 di Anambas, 10 Pasien dari Desa Nyamuk

PETA SEBARAN - Peta sebaran Covid-19 di Batam, Senin (3/5/2021)
PETA SEBARAN - Peta sebaran Covid-19 di Batam, Senin (3/5/2021) (ist)

"Jadi dengan penambahan 8 kasus ini, tercatat ada  1.182 kasus Covid-19 di Bintan hingga sekarang," tutur Gama.

Pasien yang terpapar Covid-19 ini merupakan warga Kecamatan Bintan Utara, Bintan Timur dan Kecamatan Seri Kuala Lobam, Teluk Sebong dan Toapaya.

"Pasien paling banyak berasal dari Kecamatan Bintan Timur dan Bintan Utara dan Seri Kuala Lobam," terang Gama.

Dia juga menyebutkan, dari 8 pasien itu, ada dua orang yang mengalami gejala semisal demam, batuk, mual, lemas pilek dan nyeri abdomen.

"Para pasien ini sudah menjalani isolasi mandiri dan perawatan," jelas Gama.

Kepala Dinkes Bintan ini kembali mengingatkan warga agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga: 1.613 Pasien Covid-19 Berlebaran di Ruang Isolasi Rumah Sakit Kepri, Ini Rinciannya

PEMAKAMAN - Proses pemakaman warga Desa Ladan, Pulau Matak meninggal dunia akibat covid-19, Sabtu (8/5/2021).
PEMAKAMAN - Proses pemakaman warga Desa Ladan, Pulau Matak meninggal dunia akibat covid-19, Sabtu (8/5/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Mereka diminta selalu mengenakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Menurut Gama, cara paling efektif memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ialah menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian.

Sebab, kasus Covid-19 di daerah Bintan cenderung mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. 

"Tidak ada pencegahan paling efektif selain protokol kesehatan.

Mari kita laksanakan, jangan abaikan.

Kita tidak boleh lalai, harus tetap diterapkan.

Lebaran di rumah saja lebih baik untuk bersama," tegas Kepala Dinkes Bintan ini. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)

Berita terkait Covid-19

Berita Bintan

Berita terkait kasus baru

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved