Breaking News:

Hari Kedua lebaran Jumlah Penumpang di Pelabuhan Penyengat Alami Kelonjakan

Tingkat keramaian penumpang tersebut terjadi sejak H+2 Hari Raya Idul Fitri yang mencapai 1350 orang dengan 90 trip perjalanan.

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Rio Batubara
TRIBUNBATAM.id
Suasana Pelabuhan Penyengat tampak padat oleh sejumlah penumpang yang hendak mengunjungi family ataupun wisata religi, Sabtu, (15/5/2021) 
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, sejumlah penumpang yang hendak mengunakan akses jalur laut memadati dermaga Pelabuhan Penyengat, Kota Tanjungpinang, pada, Sabtu, (15/5/2021) siang.
Tingkat keramaian penumpang tersebut terjadi sejak H+2 Hari Raya Idul Fitri yang mencapai 1350 orang dengan 90 trip perjalanan.
Hal itu disampaikan lansung oleh petugas karcis Pelabuhan Penyengat, Ali kepada Tribun Batam.
"Penumpang ini rata-rata para pengunjung dan wisatawan yang hendak menjumpai sanak keluarga dan wisata religi di Pulau Penyengat dan sudah mulai ramai sejak hari kedua lebaran bang," ujar Ali.
Ali menuturkan, sementara waktu keberangkatan ditunda lantaran angin kencang disertai cuaca buruk yang terjadi.
"Ini kita tunda dulu berangkatnya bang, khawatir juga kita, keselamatan penumpang lebih utama lah," jelasnya.
Ali juga merincikan, jumlah pompong yang beroperasi dan disiagakan pada H+3 Hari Raya Idul Fitri sebanyak 37 buah dengan di bagi dua grup.
"Kita bagi dua grup penambangnya, ada yang di dermaga  keberangkatan dan dermaga tiba, seperti di hari kedua lebaran satu orang penambang bisa sampai 5 trip," sebutnya.
Pantauan Tribun Batam di lokasi, mulai dari parkiran terlihat kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat padat hingga membuat petugas parkir kewalahan.
Di lokasi pembayaran karcis, para penumpang tampak ada yang berdiri maupun duduk dan saling berinteraksi satu dan lainnya, seraya menunggu keberangkatan. 
Sementara itu terpisah, Lurah Penyengat Al Imron memprediksi lonjakan kunjungan wisatawan akan terjadi hingga hari kelima lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.
"Biasanya kalau untuk kunjungan, hari lebaran kedua sampai lima hari ke depan ramai biasanya," ujarnya.
Imron menuturkan, makam Engku Putri, Raja Ali Haji, Raja Haji Fisabilillah, Balai Adat Melayu dan Masjid Raya Sultan Riau Penyengat menjadi situs yang paling ramai dikunjungi wisatawan.
Selain situs-situs bersejarah, wisatawan juga turut menikmati kuliner khas pulau Penyengat.
"Ziarah ke makam Engku Putri, Raja Ali Haji, Raja Haji Fisabilillah, setelah ziarah makam mereka ke balai adat kemudian mereka sholat di masjid dan menikmati kuliner penyengat," ucapnya.
Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Al Imron kerap mengimbau wisatawan untuk mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, pihaknya juga telah menyediakan sarana pendukung protokol kesehatan di setiap pintu masuk pulau bersejarah itu.
"Iya semalam kan sekalian sholat Jum'at, tapi tetap kami imbau mematuhi protokol kesehatan, kami siapkan tempat cuci tangan di semua pintu masuk," tambahnya. (nvn)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved