BIRGALDO SINAGA MENINGGAL
PENGALAMAN Brigaldo Sinaga dengan Pastor Katolik, Begini Cerita Romo Agustinus Dwi Pramodo
BRIGALDO Sinaga meninggal dunia, begini pengakuan seorang Pastor Katolik tentang sosok almarhum yang dia kenal.
Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
Editor: Thomm Limahekin
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id-Rasa kehilangan atas kematian pegiat media sosial Brigaldo Sinaga muncul secara luas dalam tempo yang singkat.
Brigaldo Sinaga meninggal dunia di RS Awal Bros, Kota Batam pada Sabtu (15/5/2021) pukul 06.00 WIB setelah menjalani perawatan medis akibat terpapar Covid-19.
Dia kemudian dikebumikan di Blok B Khusus Covid-19 Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Temiang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Setelah pegiat media sosial itu meninggal dunia, ucapan duka cita pun datang dari begitu banyak orang.
Media sosial dipenuhi dengan ucapan turut berbelasungkawa atas kepergian Brigaldo Sinaga menghadap Sang Khalik.
Baca juga: BREAKING NEWS. Staf Khusus Gubernur Kepri, Brigaldo Sinaga Meninggal Dunia
Rasa kehilangan itu antara lain diucapkan oleh seorang Pastor Katolik, Romo Agustinus Dwi Pramodo.
Pastor Paroki Hati Santa Perawan Maria Kota Tanjungpinang itu mengaku pernah bertemu dan mengenal sosok Brigaldo Sinaga.
"Waktu kami sedang berhadapan dengan urusan Gereja Katolik di Karimun.
Beliau datang dan menawarkan diri secara sukarela," ungkap Pramodo kepada TRIBUNBATAM.id.
Namun demikian, Pramodo justru melihat Brigaldo Sinaga tidak hanya sekadar peduli pada permasalahan gereja semata.
Dia justru selalu terlibat mendedikasikan dirinya untuk memperjuangkan masalah sosial dan kemanusiaan.
"Di mana masalah-masalah itu tidak sesuai dengan kaidah-kaidah yang ada," tegas Pramodo.
Baca juga: BRIGALDO Sinaga Meninggal, Gubernur Kepri Video Call Istri Almarhum: Minggu Depan Saya ke Rumah
Lebih dari semuanya itu, Pramodo menilai, Brigaldo Sinaga merupakan sosok yang selalu melihat Indonesia dalam keberagaman dan kebhinekaan.
Karena itu, Pramodo memastikan, Brigaldo bukan sekadar seorang sahabatnya melainkan sosok pencerah.
"Dia mencerahkan banyak orang termasuk saya sendiri," ungkap Pastor Katolik itu.
Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad juga mengaku kehilangan dan menyampaikan ucapan belasungkawa atas kepergian staf khususnya itu kepada Sang Khalik.
“Saya sangat berduka cita atas meninggalnya saudara saya Brigaldo SInaga.
Dia adalah seorang staf khusus Gubernur Kepri.
Dia selalu mendedikasikan diri dan selalu memberikan pengabdian terbaik,” kata Ansar kepada TRIBUNBATAM.id.
Ansar mengenang, Brigaldo merupakan sosok pribadi yang banyak berkontribusi dalam pengabdiannya selama bekerja.
Baca juga: BRIGALDO Sinaga Dimakamkan di Blok B Khusus Covid-19 TPU Sei Temiang, Ini Pesan Petugas Covid-19
Dia juga selalu bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang diberikan Gubernur Kepri.
Sebagai ungkapan rasa duka yang mendalam, Ansar sempat menelepon istri almarhum dan menyampaikan belangsungkawa melalu video call.
“Saya akan berkunjung ke rumah almarhum minggu depan," ungkap Ansar.
Sebelum berpulang kepada Sang Khalik, Brigaldo Sinaga sempat bertemu dengan Ansar Ahmad.
Gubernur Kepri itu mengaku bertemu dengan staf khususnya ini terakhir kali di Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang pada awal bulan puasa.
Hubungan antara Brigaldo dan Ansar memang terjalin cukup unit dan menarik.
Dari penelusuran TRIBUNBATAM.id, lima tahun lalu Brigaldo sempat berada di kubu yang berseberangan politik dengan Ansar.
Kala itu kontestasi Pemilihan Gubernur Kepri diikuti oleh pasangan almarhum HM. Sani dan H. Nurdin Basirun dengan HM. Soerya Respationo dan H. Ansar Ahmad.
Brigaldo sendiri memilih bergabung pada kubu Sani-Nurdin dan karena itu menjadi rival sesaat dengan Soerya-Ansar.
Baca juga: Keluarga Brigaldo Sinaga Sedang Menunggu Ambulan Tim Gugus Tugas Covid-19
Satu ide brilian Brigaldo yang mencuat dalam tagline ‘Sani Ayah Kita’ membuat Sani-Nurdin menuai gelombang dukungan dari kebanyakan masyarakat Kepri.
Brigaldo kemudian disanjung-sanjung sebagai orang yang memiliki jasa besar bagi kemenangan Sani-Nurdin.
Lima tahun berlalu, ketika terjadi Pemilihan Gubernur Kepri lagi, Brigaldo diketahui berada pada kubu H. Ansar Ahmad dan Hj. Marlin Agustina.
Pasangan dengan tagline Ansar-Marlin atau AMAN itu akhirnya memenangkan kontestasi Pilgub Kepri.
Brigaldo kemudian ditunjuk Ansar sebagai seorang staf khusus Gubernur Kepri bersama 15 staf khusus lainnya.
Sejak Ansar-Marlin dilantik, Brigaldo mengabdi kepada Ansar dalam diam.
Namun, bagi Ansar, Brigaldo selalu memberikan sesuatu yang terbaik dalam tugas dan karyanya. Selama Jalan Brigaldo. (TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin)
Berita terkait Brigaldo Sinaga
Berita terkait Romo Agustinus Dwi Pramodo
Berita terkait Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1505_batam_makam-brigaldo-sinaga-4.jpg)