Breaking News:

Satu Orang Warga Singkep Barat Lingga Meninggal Dunia karena Covid-19

Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah lagi di Kabupaten Lingga.

kompas.com
Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah lagi di Kabupaten Lingga. 
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah lagi di Kabupaten Lingga.
Dari temuan Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga, Satu orang warga Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (12/5/2021) malam.
Adapun kasus positif tersebut, yakni nomor 146 atas nama nyonya S, wanita asal Kecamatan Singkep Barat yang berusia 54 tahun.
Hingga dinyatakan positif tersebut, yang bersangkutan mengalami gejala yang parah, yakni sesak nafas, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, lemah, nyeri otot, mual atau muntah, nyeri abdomen, hipertensi, dan komorbid diabetes.
Kemudian, nyonya S dirujuk balik ke Puskesmas Raya, Kecamatan Singkep Barat.
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga, Wirawan Trisna Putra, saat ini pasien telah dinyatakan meninggal dunia dan dimakamkan secara protokol kesehatan.
Wirawan juga menjelaskan, bahwa pasien tersebut tidak memiliki riwayat kontak erat dengan pasien covid maupun bukan pelaku perjalanan transmisi lokal.
"Dari satu kasus penambahan tersebut, tercatat sebanyak 71 kasus aktif Covid-19 yang tersebar dibeberapa Kecamatan se-kabupaten Lingga," ucap Wirawan kepada TribunBatam.id.
Diantaranya 41 orang di Kecamatan Singkep, 2 orang di Senayang, 1 orang di Singkep Barat, 2 orang Lingga Timur, 13 Orang Singkep Pesisir, 11 orang di Kecamatan Lingga dan 1 kasus di Lingga Utara.
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga, Wirawan Trisna Putra lalu mengungkapkan, bahwa saat ini Lingga telah menginjak angka 146 kasus corona, dari 71 kasus aktif.
Sedangkan kasus sembuh 70 dan dan menambah kasus meninggal sebanyak 5 orang.
Wirawan pun berkali-kali menghimbau kepada segenap masyarakat, khususnya Kabupaten Lingga untuk selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
"Pandemi masih belum berakhir, ikutlah aturan Prokes pakai masker, jaga jarak dan  jauhi keramaian. Percuma vaksinasi kalau tidak taat prokes," imbaunya.
Ia juga menyampaikan kepada masyarakat, untuk segera melapor kepada petugas kesehatan setempat, jika muncul gejala Covid-19, pelaku perjalanan dan juga punya riwayat kontak erat dengan pasien covid. (yda)
 
Penulis: Febriyuanda
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved