Breaking News:

Singapura Lockdown, Panic Buying Terjadi, Warga Kota Padati Supermarket Borong Sembako

Diketahui Pemerintah Singapura melakukan lockdown sebagai antisipasi melonjaknya kasus covid-19.

Salientlife93/Reddit/coconuts.co
Kerumunan warga belanja di satu di antara Supermarket di Singapura 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Singapura kembali di lockdown.

Akibatnya terjadi panic buying yang dilakukan warga kota.

Mereka memadati Supermarket untuk memborong sembako.

Terjadinya panic buying di Singapura, seiring pemerintahnya mengumumkan pemberlakuan lockdown.

Diketahui Pemerintah Singapura melakukan lockdown sebagai antisipasi melonjaknya kasus covid-19.

Baca juga: Dua Tetangga Indonesia Lockdown Ketat Negaranya, Setelah Malaysia Kini Giliran Singapura

Baca juga: Singapura Berlakukan Lockdown Ketat, Kasus Covid-19 Meningkat

Warga Singapura memadati pusat belanja untuk membeli kebutuhan pokok.

Seperti dilaporkan Coconuts.co, dari sejumlah foto yang beredar di media sosial, tampak antrean panjang warga dengan troli berisi makanan, kertas toilet, dan kebutuhan pokok lainnya, di beberapa supermarket.

Menteri Perdagangan dan Perindustrian Chan Chun Sing mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak perlu panik.

"Mari kita terus mengingat untuk hanya membeli apa yang kita butuhkan dan mencari yang lebih rentan di antara kita," lanjut Chan.
Sementara, CEO supermarket Fairprice Seah Kian Peng Seah mengulangi kembali nasihatnya di tahun lalu.

“Jadi, mengulangi pesan kami sebelumnya, tidak perlu terburu-buru membeli apa pun yang Anda butuhkan. Toko kami akan selalu buka. Lebih penting lagi berhati-hatilah dan tetap aman,"kata Seah.

Halaman
1234
Editor: Anne Maria
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved