Breaking News:

Dunia Sedang Terluka WHO Peringatkan soal Covid-19, Waspada Tahun Ini Lebih Parah

Meski belum ada bukti varian corona di India kebal terhadap vaksin sejumlah pakar kesehatan dunia khawatir jenis ini jauh lebih menular dan berbahaya

ISTIMEWA
Puluhan Mayat Terdampar di Sungai Gangga, Diduga Korban Covid-19 India yang Dibuang 

TRIBUNBATAM.id - Meningkatnya kasus Covid-19 di India menyebabkan kekhawatiran dunia tentang corona.

Banyak negara mulai ketakutan lagi kasus Covid-19 kembali memuncak saat awal-awal pandemi tahun 2020 lalu.

Varian baru corona dari India dinggap banyak pihak berpotensi meningkatkan kasus suspek secara global.

Meski belum ada bukti varian ini kebal terhadap vaksin, pakar kesehatan khawatir varian ini jauh lebih menular dan menghambat upaya vaksinasi di seluruh dunia.

Dilansir dari kompas.com,  Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, wabah Covid-19 pada tahun ini bisa lebih parah daripada sebelumnya.

Baca juga: Mutasi Covid-19 India Terdeteksi di 44 Negara, WHO Sebut Lebih Mematikan dari Versi Asli Corona

Badan kesehatan di bawah PBB itu menyerukan agar skema COVAX, pemberian vaksin ke negara miskin, bisa digenjot.

Dalam konferensi persnya Direktur Jenderal PBB Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyoroti mulai turunnya proses vaksinasi di dunia.

Tedros melihat bagaimana negara kaya hanya fokus pada inokulasi warganya sendiri, dan seakan tak peduli pada negara menengah ke bawah.

Tenaga kesehatan dan keluarga, membawa jenazah penderita covid untuk dikremasi. Akibat Lonjakan Covid-19 di India, Perdana Menteri Dituntut Mundur
Tenaga kesehatan dan keluarga, membawa jenazah penderita covid untuk dikremasi. Akibat Lonjakan Covid-19 di India, Perdana Menteri Dituntut Mundur (Channi Anand/AP via Nytimes)

"Kita di tengah jalur bahwa pandemi Covid-19 di tahun ini bakal lebih parah daripada sebelumnya," ujar Tedros.

Karena itu, WHO meminta agar negara kaya mempertimbangkan lagi memvaksinasi warganya yang berusia muda.

Halaman
12
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved