Breaking News:

KEPRI TERKINI

ATURAN BARU! Kepri Ranking 4 Kasus Corona Terbanyak, Gubernur Ubah Syarat Naik Angkutan Umum 

Melihat tingginya kasus covid-19 di Kepri, Gubernur akhirnya mengubah aturan dan syarat bepergian menggunakan angkutan umum baik kapal atau pesawat.

Ist
Melihat tingginya kasus covid-19 di Kepri, Gubernur akhirnya mengubah aturan dan syarat bepergian menggunakan angkutan umum baik kapal atau pesawat. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Mengingat pesatnya angka pertumbuhan masyarakat Kepri yang terpapar positif kasus Covid-19 hingga menduduki posisi ke empat nasional, Gubernur Ansar Ahmad akhirnya mengeluarkan Surat Edaran (SE) NOMOR: 469/SET-STC19/V/2021.

SE ini merupakan perubahan dari SE sebelumnya  bernomor 453/SET-STC19/IV/2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dan Internasional dengan menggunakan moda tranportasi umum dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri.

Dalam SE terbaru yang ditandatangani Gubernur Kepri Ansar Ahmad per tanggal 17 Mei 2021 itu, dilakukannya perubahan pada pasal 3 poin a butir (i) dan (v) serta poin b butir (i) sebagai berikut :

a. Menggunakan Moda Transportasi Laut:

i. Melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam, atau negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam, atau mendapatkan hasil negatif pada pengujian GeNose C-19 yang sampelnya diambil pada 
pelabuhan keberangkatan dan berlaku maksimal 1x24 jam;

v. Dalam hal pelabuhan keberangkatan (embarkasi) tidak memiliki fasilitas pengujian GeNose-C19, maka pelaku perjalanan wajib menunjukkan Surat Keterangan Sehat dari Fasilitas Kesehatan Pemerintah setempat di pintu keberangkatan dan wajib melakukan pengujian GeNose-C19 di pelabuhan tujuan (debarkasi);

Baca juga: PASIEN Covid-19 di Anambas Tambah 49 Orang, Dirujuk ke Tanjungpinang hingga Karantina di Resort

b. Menggunakan Moda Transportasi Udara:

i. Melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam, negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam atau mendapatkan hasil negatif pada pengujian GeNose C-19 yang sampelnya diambil pada pelabuhan 
keberangkatan dan berlaku maksimal 1x24 jam;

Sehingga seluruh perjalanan dgn transportassi laut yang tadinya untuk pelayaran 4 jam ke atas diberlakukan antigen/pcr/geNose, perhari ini menjadi setiap pelayaran termasuk yg dibawah 4 jam di berlakukan antigen/pcr/geNose.

Surat Edaran ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Surat Edaran Gubernur Kepulauan Riau Nomor 453/SET-STC19/IV/2021 tanggal 22 April 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dan Internasional dengan Menggunakan Moda Transportasi Umum dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau;

Beberapa butir butir di SE 453/SET-STC19/IV/2021 tidak mengalami perubahan dan masih berlaku.

Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 18 Mei 2021 sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian dan/atau memperhatikan hasil evaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Demikian disampaikan, mohon perhatiannya. Terimakasih. (TRIBUNBATAM.id/Novenri Halomoan Simanjutak)

*Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved