BATAM TERKINI
Hanya Ada 9 TKI Tinggal di Rusun BP Batam, 73 Lainnya Positif Covid-19 Masih Diisolasi
PMI/TKI positif covid-19 ada 90 orang, dan yang dinyatakan sembuh serta diperbolehkan pulang sebanyak 17 orang. Sehingga totalnya 73 orang.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Kesehatan Batam sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmajardi memaparkan rekalibrasi jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI yang ada di Batam.
Saat ini, hanya ada 9 PMI yang berada di Rusun BP Batam.
Data ini sampai Minggu (16/5/2021) pukul 16.45 WIB. Mereka berada di Rusun BP Batam.
Jumlah awal 7 orang terdiri dari 4 laki-laki dan 3 perempuan.
Kemudian 2 orang perempuan datang di hari yang sama. Sehingga totalnya menjadi 9 orang.
Sementara jumlah PMI yang positif sebanyak 90 orang, kemarin, Senin (17/5/2021) dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang sebanyak 17 orang.
Sehingga totalnya 73 orang.
Jumlah kedatangan PMI pada Senin (17/5/2021) melalui Pelabuhan Batam Center sebanyak 58.
Baca juga: MELONJAK! Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Batam Tambah 63 Orang
Dari Singapura sebanyak 3 orang dan Malaysia sebanyak 55 orang.
Sebelumnya diberitakan Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Galang untuk sementara tidak menanggani pasien Covid-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi.
"Iya benar, RSKI sekarang khusus untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dinyatakan positif," ujar Didi, Senin (17/5/2021) lalu.
Selain itu, jumlah PMI yang terinfeksi virus Corona juga tidak masukan dalam data update Covid-19 Kota Batam Batam.
Namun, terlampir di data Covid-19 Tim Gugus Tugas Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Hal ini berdasarkan data update Covid-19 di Kota Batam beberapa hari belakang ini.
RSKI Covid-19 Galang tidak tercantum dalam data tersebut.
Hanya ada beberapa rumah sakit baik plat merah dan swasta yang saat ini merawat pasien Covid-19.
Sebelumnya, rumah sakit pemerintah yang berada di Pulau Galang tersebut terlampir dalam data Covid-19 Kota Batam.
Untuk saat ini kata Didi, kapasitas rumah sakit di Batam masih ada ruang. Namun, tidak terlalu banyak.
Ia mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan rumah sakit maupun instansi lainnya.
Agar, ketersedian tempat bagi pasien Covid-19 tetap ada.
"Kapasitas rumah sakit kita masih ada, walaupun tak banyak. Tapi, kita pastikan pasien dengan gejala sedang maupun berat tetap dirawat di rumah sakit," kata Didi. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita tentang Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-batam-soal-raid-antigen.jpg)