Breaking News:

Terkuak Penyebab Mengapa Negara-negara Arab Diam Saat Israel Terus Menyerang Palestina

Peperangan di Jalur Gaza antara tentara Israel dengan pasukan sayap Hamas Brigade Al Qassam masih terus berlangsung.

Editor: Anne Maria
KOMPAS
ISRAEL - Inilah 3 Rudal Israel Paling Mematikan, Tewaskan Jutaan Orang dalam Hitungan Menit. FOTO: RUDAL DAN IRON DOME 

TRIBUNBATAM.id, GAZA- Terkuak penyebab mengapa negara- negara Arab diam saat Israel terus menyerang Palestina.

Perang kembali pecah antara Palestina dan Israel.

Hingga saat ini, konflik yang terjadi di Jalur Gaza terus memanas.

Ratusan orang meninggal dalam konflik ini.

Hingga ribuan orang lainnya juga ikut terluka.

Baca juga: Invasi Israel ke Palestina, Kenapa Negara Arab Diam? Ratusan Nyawa Melayang Ribuan Orang Terluka

Baca juga: 10 Keajaiban Perang Palestina-Israel, Suara Misterius Berzikir Sampai Munculnya Pasukan Putih

Peperangan di Jalur Gaza antara tentara Israel dengan pasukan sayap Hamas Brigade Al Qassam masih terus berlangsung.

Ratusan warga  Palestina meninggal dunia dan ribuan lainnya luka-luka.

Namun, sampai saat ini negara- negara  Arab belum melakukan langkah pasti dalam meredamkan konflik Israel- Palestina.

Mengapa?

Dosen Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Ahmad Sahide mengatakan, diamnya negara- negara  Arab karena memiliki ketergantungan sangat tinggi terhadap Amerika Serikat.

Padahal, AS memiliki lobi kuat Yahudi untuk menjaga politik luar negerinya, terutama dalam konflik Israel- Palestina.

Dengan kondisi itu,  Palestina pun tidak memiliki dukungan politik dan strategi perjuangan yang kuat seperti Israel.

" Palestina tidak mempunyai strategi perjuangan seperti Yahudi dulu sewaktu awal menggagas untuk mendirikan negara Yahudi ( Israel)," kata Suhedi saat dihubungi Kompas.com, Minggu (16/5/2021).

"Orang-orang Yahudi saat itu melakukan penggalangan dana, mendekati negara- negara yang berpengaruh di kancah dunia," sambung dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved