Kamis, 30 April 2026

VIRUS CORONA DI NATUNA

Covid-19 Natuna Tambah 30 Kasus Sehari, Satgas Terapkan Tracing Acak

Seperti diketahui, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri berstatus zona kuning covid-19 dengan 263 kasus positif.

Tayang:
TribunBatam.id/Muhammad Ilham
CEGAH COVID-19 NATUNA - Satgas Covid-19 Natuna terapkan tracing acak. Foto tim gabungan saat melihat hasil rapid test antibodi di Pos Terpadu Jalan Soekarno-Hatta, Kawasan Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Sabtu (22/5/2021) malam. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Penambahan kasus baru covid-19 di Natuna memprihatinkan.

Hanya dalam satu hari atau Jumat (21/5/2021), jumlah positif Virus Corona di Natuna bertambah 30 kasus.

Penambahan 30 kasus covid-19 di Natuna tersebut tercatat sebagai nomor kasus 234 sampai dengan 263.

Dari 30 pasien positif, 19 orang berdomisili di Kecamatan Bunguran Timur. Sementara 4 orang berasal dari Kecamatan Midai.

Kemudian 4 orang dari Kecamatan Bunguran Barat, 2 orang dari Kecamatan Suak Midai serta 1 orang dan Kecamatan Bunguran Selatan 1 orang.

Pelaksana Harian (Plh) Bupati Natuna, Hendra Kusuma.
Pelaksana Harian (Plh) Bupati Natuna, Hendra Kusuma. (TribunBatam.id/Istimewa)

Dengan demikian, jumlah keseluruhan kasus Covid-19 di Kabupaten Natuna tercatat sebanyak 148 pasien yang sedang dalam perawatan isolasi terpadu.

Seperti diketahui, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri berstatus zona kuning.

"Penambahan 30 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan temuan kasus baru.

Berdasarkan hasil pemeriksaan RT-PCR yang dilakukan di RSUD Natuna," kata Plh Bupati Natuna, Hendra Kusuma dalam keterangan yang diterima Tribunbatam.id, Jumat (21/5/2021).

Terkait adanya penambahan kasus positif covid-19 di Natuna, Hendra Kusuma menyebut jika Dinas Kesehatan/ Dinkes Natuna akan mentracing terhadap orang yang merupakan kontak dengan pasien.

Ia juga kembali mengingatkan warga Natuna bahwa dalam menekan angka penyebaran Virus Corona di Natuna harus ditangani bersama seluruh lapisan masyarakat.

"Perketat dan taati protokol kesehatan, jangan lengah, senantiasa menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi," tegasnya.

Baca juga: Dua Pejabat Pemko Batam Terpapar Covid-19, Yusfa Hendri Kena Corona Lagi

Baca juga: Remaja Singapura Didakwa karena Langgar Prokes Covid-19

TERAPKAN Tracing Acak

Tekan angka kasus Corona, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid Kabupaten Natuna lakukan Tracing Random di wilayah Pantai Piwang, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Sabtu (22/5/2021) malam.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua I Satgas Covid-19 Kabupaten Natuna Letkol Arm Asep Ridwan S.H,M.Han.

Didampingi Ketua II AKBP Ike Krisnadian, S.I.K., M.Si yang juga Kapolres Natuna dan Kepala Dinas Kesehatan Hikmat Aliansyah serta jajaran Satgas Covid-19 Kabupaten Natuna.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Natuna saat dikonfirmasi ia menyebutkan kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan salah satu langkah untuk menekan angka penambahan kasus covid-19 di Natuna.

Seperti diketahui bahwa di Natuna per Jumat 21 Mei 2021, terdapat sebanyak 148 orang yang sedang dalam perawatan dan karantina.

"Tadi kita lakukan rapid test antibodi secara random di wilayah Pantai Piwang dan Cafe HDS. Ada 53 orang yang kita cek.

CEGAH COVID-19 NATUNA - Satgas Covid-19 Natuna terapkan tracing acak. Foto tim gabungan saat melihat hasil rapid test antibodi di Pos Terpadu Jalan Soekarno-Hatta, Kawasan Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Sabtu (22/5/2021) malam.
CEGAH COVID-19 NATUNA - Satgas Covid-19 Natuna terapkan tracing acak. Foto tim gabungan saat melihat hasil rapid test antibodi di Pos Terpadu Jalan Soekarno-Hatta, Kawasan Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Sabtu (22/5/2021) malam. (TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

Alhamdulilah dari sample uji yang kita lakukan semuanya non reaktif," kata Ike Krisnadian.

Kapolres Natuna itu menambahkan, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk bisa menutup tempat usahanya pada pukul 22.00 WIB sesuai peraturan yang telah disepakati bersama beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah menjelaskan, saat tracing random berlangsung, selain pengunjung kafe HDS.

Pihaknya juga melakukan rapid test antibodi kepada pengendara yang tidak menggunakan masker.

"Jadi, tadi untuk Tracing Random ini kita hentikan pengendara yang tidak menggunakan masker untuk dirapid test antibodi," kata Hikmat.

Ia juga bersyukur, karena hasil tracing yang dilakukan secara acak itu tidak ditemukan hasil yang reaktif.

Hikmat kembali mengingatkan masyarakat Natuna untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi.

Di tempat yang sama pula Alim Mashuri selaku Owner Kafe Hari Dah Sore (HDS) merasa senang, akan kegiatan yang dilakukan oleh Satgas Covid Natuna.

Pasalnya ia bersama karyawan serta pelanggannya juga ikut berkontribusi dalam Tracing Random dan hasilnya tidak ada yang reaktif.

"Alhamdulillah, hasil rapid test antibodi kita semuanya non reaktif," ujarnya.

Hal berbeda yang dirasakan Irma (36) salah seorang pelaku usaha jajanan ringan di kawasan Pantai Piwang.

Ia mengaku sedikit kesal setelah menerima imbauan dari Satgas Covid-19 untuk menutup usahanya tepat pukul 22.00 WIB.

Pasalnya, saat Satgas Covid-19 memberikan himbauan kepada masyarakat yang ada di tempat usahanya untuk membubarkan diri.

Sebagian pelanggan Irma ada yang langsung bubar tanpa membayar pesanannya.

"Saya ikuti peraturan yang ada. Ketika disuruh tutup ya kita tutup.

Tapi, saat petugas datang ke sini para pelanggan langsung bubar. Nah, para pelanggan ini ada yang bayar dan ada juga yang tak bayar," sesal Irma

Ia berharap pandemi Covid-19 segera berakhir.

Tujuannya tak lain agar tatanan kehidupan terutama di bidang ekonomi bisa kembali normal.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita ribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Natuna

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved