Breaking News:

Bupati Bintan Apri Sujadi Terbitkan Edaran PPKM Skala Mikro Tekan Covid, Ini Isinya

Bupati Bintan Apri Sujadi menerbitkan edaran terkait PPKM skala mikro untuk menekan laju kasus covid-19 di Bintan. Aturan berlaku hingag 23 Juni 2021

tribunbatam.id/istimewa
Bupati Bintan Apri Sujadi Terbitkan Edaran PPKM Skala Mikro Tekan Covid, Ini Isinya. Foto Bupati Bintan, Apri Sujadi. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Kasus covid-19 belum usai, khususnya di Bintan.

Untuk menekan laju kasus covid-19, Bupati Bintan Apri Sujadi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. Aturan ini berlaku hingga 23 Juni 2021.

PPKM Mikro tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Bintan Nomor : T/617/443/SATGAS/V/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Keramaian Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid-19 Kabupaten Bintan.

"Secara umum pelaksanaannya akan dilakukan evaluasi dengan melihat perkembangan kondisi di lapangan bilamana pandemi Covid-19 dinyatakan telah terkendali,” jelasnya, Selasa (25/5/2021).

Sesuai SE Bupati Bintan tersebut, PPKM Berbasis Mikro akan mengoptimalkan Posko Desa dan Posko Kelurahan di Kabupaten Bintan dengan memperhatikan peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bintan.

Baca juga: Taman Batu 10, Gurindam 12 Tutup Sementara Efek Corona, Masih ada Warga Tak Tahu

Baca juga: KRONOLOGI Masuknya Virus Corona Varian B117 ke Batam, Diderita Warga Batam Kota 

Selama pelaksanaan PPKM Mikro, pemilik atau pengelola tempat-tempat hiburan, taman publik, tempat wisata, pusat perbelanjaan, restoran/rumah makan/kedai kopi/kafe/bar agar diminta agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

Seperti melakukan disinfektan secara berkala, setiap pengunjung diukur suhu menggunakan thermogun, memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, mengatur jarak tempat duduk dan membatasi pengunjung maksimal 50% dari kapasitas ruangan yang tersedia.

Untuk kegiatan restoran/rumah makan/kafe/bar/agar mengutamakan layan pesanan antar (delivery order) secara daring/melalui telepon atau dibawa pulang (take away) sesuai dengan jam operasional yang telah ditetapkan.

"Apabila menyediakan fasilitas makan di tempat wajib membatasi kapasitas meja/kursi maksimal 50% dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat; serta membatasi jam operasional untuk pusat perbelanjaan/swalayan, supermarket, restoran, rumah makan/kedai kopi/kafe/bar hingga pukul 21.00 WIB tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," tutupnya. (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Bintan

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved