Breaking News:

BATAM TERKINI

OGAH Pindah, Warga Simpang Barelang Tolak Tawaran Pemko Batam Tinggal Gratis di Rusun Selama 3 Bulan

Warga yang tinggal di Simpang Barelang menolak tawaran Pemko Batam untuk menempati Rusun secara gratis selama 3 bulan dan memilih bertahan di rumahnya

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
PENERTIBAN SIMPANG BARELANG - Warga Simpang Barelang saat mendatangi Kantor Camat Sagulung, Kamis (20/5/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 94 rumah terancam digusur oleh pemerintah karena terkena jalur pelebaran jalan Simpang Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Batam.

Mereka mengaku enggan dipindahkan pemerintah Kota Batam, karena sudah lama menetap di lokasi tersebut.

Sementara lokasi yang diberikan sebagai tempat tinggal sementara cukup jauh yakni di Rusun Pemerintah Kota Batam, yang ada di Tanjunguncang.

Ketua RT02/Rw 03, Tumpak Siregar mengatakan, warga yang rumahnya terdampak enggan dipindahkan dengan alasan sosial bahwa lokasi pemindahan sangat jauh dan kondisi sosial masyarakat.

Dia mengatakan warga yang ada di Tembesi memiliki anak yang sudah sekolah di dekat pemukiman mereka."Jadi kalau dipindahkan ke Rusun  Tanjunguncang, bagaimana dengan kondisi sosial mereka,"kata Tumpak.

Dia juga mengatakan Rusun yang diberikan pemerintah hanya gratis selama tiga bulan, sementara air dan listrik tetap bayar."Jadi ini yang tidak bisa diterima maayarakat,"kata Tumpak.

Sementara di tempat terpisah Lurah Tembesi, Arfi'e, mengatakan pelaksanaan  penggusuran akan tetap dilaksanakan."Kalau untuk warga pemerintah Kota Batam, sudah menyediakan rusun untuk tempat tinggal mereka," kata Arfi'e.

Dia mengatakan bahwa sesuai dengan informasi yang dikembangkan bahwa Bp Batam, sudah membayar ganti rugi kepada warga yang ada di bahu jalan."Jadi Bp Batam sudah pernah membayar ganti rugi, tahun 2002 lalu. Jadi saat ini pemerintah hanya menyediakan Rusun untuk tempat tinggal sementara,"kata Arfi'e.

Dia juga mengatakan pihaknya akan mengundang warga pada Rabu (26/5/2021) pukul 09.00WIB."Kita akan memfasilitasi pertemuan warga dengan Tim terpadu di kantor lurah," kata Arfi'e.

Dia juga menjelaskan tim terpadu yang akan memberikan arahan kepada masyarakat dan pedagang.

300 Rumah Bakal Digusur

Sebelumnya diberitakan, setidaknya 300 rumah bakal merasakan dampak proyek pelebaran jalan Simpang Barelang, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Ratusan warga yang mendatangi kantor camat Sagulung ini berharap, agar pemerintah dapat memerikan perhatian bagi tempat tinggal mereka.

"Tugas pemerintah itu bukan menggusur, tapi menggusur kemiskinan," tegas seorang warga, Beslan di halaman Kantor Camat Sagulung.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved