Breaking News:

Ponton Pelabuhan Bulang Linggi Bintan Disorot Khazalik, Setiap Tahun Rusak

Anggota DPRD Kepri Khazalik berharap setiap perbaikan ponton Pelabuhan Bulang Linggi Bintan harus dilakukan analisa dan evaluasi agar usia ponton lama

tribunbatam.id/istimewa
Ponton Pelabuhan Bulang Linggi Bintan Disorot Khazalik, Setiap Tahun Rusak. Foto Anggota Komisi I DPRD Kepri, Khazalik 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Anggota Komisi I DPRD Kepri, Khazalik menyoroti ponton di Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan yang hampir setiap tahun mengalami kerusakan.

"Ponton di sana hampir setiap tahun rusak dan diperbaiki," katanya, Selasa (25/5/2021).

Karena itu, Khazalik berharap setiap perbaikan ponton harus dilakukan analisa dan evaluasi konstruksi ponton.

Hal itu dilakukan agar ponton lebih kokoh dan kuat. Tentunya agar usia ponton lebih lama dan bisa tahan sampai tiga tahun.

"Tidak masalah kalau anggaran yang dibutuhkan lebih, namun ponton yang diperbaiki harus kuat dan kokoh ketika musim utara dan ombak menerjang," tuturnya.

Baca juga: Pelabuhan Bulang Linggi Tak Ada Layanan GeNose, Penumpang Tes di Pelabuhan Roro: Ribet

Baca juga: Pasca-ambruk, Tangga Pelabuhan Bulang Linggi Bakal Diperbaiki Dishub Bintan, Anggarannya?

Khazalik menambahkan, ponton yang dibuat itu tujuannya untuk memudahkan penumpang saat datang dan berangkat di pelabuhan yang menghubungkan antara Tanjunguban, Bintan dan Telaga Punggur Batam.

Keberadaan ponton juga sangat membantu terutama bagi masyarakat yang sakit dan lanjut usia (lansia) dan perempuan.

"Masyarakat jadi lebih mudah dan tidak perlu harus bersusah payah naik turun tangga," ungkapnya.

Khazalik berharap, ada konstruksi ponton yang cocok sehingga ponton yang dibuat kokoh dan kuat.

"Pasti ada konstruksi yang cocok, makanya harus ada evaluasi dan analisa konstruksi," harapnya.

Sementara itu sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Trimusa Yudha saat memantau tangga yang rusak di Pelabuhan Bulang Linggi menuturkan, pemantauan itu merupakan langkah Dishub untuk memperbaiki tangga dan ponton yang perlu dilakukan perbaikan dan pemeliharaan.

Menurutnya, dari segi ponton saat ini memang belum bisa digunakan. Lantaran ponton yang biasa digunakan untuk naik dan turun penumpang sempat rusak karena lepas dari tiangnya, seusai dihantam ombak dan angin kencang.

"Maka dari itu kita menggunakan tangga untuk sementara. Jadi terkait ponton kita akan segera memperbaiki dan saat ini masih menghitung berapa anggaran yang diperlukan untuk melakukan pemeliharaan terhadap ponton tersebut,"tutupnya.

(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Bintan

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved