VIRUS CORONA DI BATAM
Virus Varian Baru B117 Masuk Batam, Pasien Tak Miliki Riwayat Perjalanan
Virus Varian Baru B117 ditemukan oleh tim peneliti sampel covid-19 yang masuk ke laboratorium BTKLPP Batam di Sagulung.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Virus varian baru B117 muncul di Batam, Provinsi Kepri.
Virus Varian Baru B117, ditemukan oleh tim peneliti sample Covid-19 yang masuk ke laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit atau BTKLPP Kelas I Batam, yang ada di Sagulung.
Pasien yang tertular tidak memiliki riwayat perjalanan.
Pasien tinggal di sekitar Batam Centre, Kota Batam Provinsi Kepri.
Kepala BTKLPP, Kota Batam, Provinsi Kepri, Budi Santosa, menjelaskan sampel virus Varian Baru tersebut ditemukan pada Minggu (23/5/2021), dari salah satu pasien yang masuk ke RS Awal Bros Kota Batam.
"Jadi sampel ini dari warga biasa yang terpapar covid-19.
Setelah kami telusuri, ternyata pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan," ungkapnya, Selasa (25/5/2021).
Dia menjelaskan jika virus varian baru B117 ini, merupakan virus varian baru yang sangat berbahaya dan sangat cepat penularannya.
Virus varian baru ini sebelumnya juga sempat membuat heboh di Inggris.
Sebelumnya pada Bulan Februari 2021 lalu kata Budi, BTKLPP juga menemukan virus varian baru yakni 1525.
Virus varian baru itu dibawa oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari Malaysia atau Singapura.
Namun virus itu masih dalam tergolong virus yang tidak telalu berbahaya.
Baca juga: WASPADA! Virus Corona Jenis B117 Sudah Ditemukan di Indonesia, Simak Peringatan Ahli
Baca juga: Seorang Lansia di Anambas Meninggal Dunia Kena Corona, Kasus Baru Tambah 6 Orang
Berbeda dengan virus varian baru yang ada saat ini yakni B117.
"Virus varian baru ini sangat berbahaya dan mematikan, penularannya, juga sangat cepat," tegasnya.
Yang paling berbahaya lagi kata Budi, pasien yang terpapar virus varian baru itu tidak memiliki riawayat perjalanan.
Dia menjelaskan pasien sendiri diketahui tidak pernah melakukan perjalanan keluar negeri.
"Sekarang diselidiki oleh Dinas Kesehatan Kota Batam.
Jadi ini yang paling berbahaya, ada kemungkiman penularannya lokal," kata Budi.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-di-dunia3.jpg)