Breaking News:

Ribuan Orang Kembali Masuk Batam Pakai KM Kelud

Ribuan orang datang ke Batam menggunakan KM Kelud. Para penumpang tersebut datang dari pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM/RONNYE
Ribuan orang datang ke Batam menggunakan KM Kelud, Rabu, (26/5/202). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ribuan orang datang ke Batam menggunakan KM Kelud, Rabu, (26/5/202).

Para penumpang tersebut datang dari pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Pada kesempatan ini KM.Kelud menurunkan 1.113 orang penumpang.

Jumlah ini tergolong naik 50 persen jika dibandingkan dengan pelayaran sebelumnya yakni hanya mencapai 500an orang penumpang saja.

"Hari ini penumpang yang hendak ke Batam mengalami kelonjakan yang cukup signifikan pasca pelarangan mudik oleh Pemerintah Pusat. Biasanya hanya 500an orang saja, namun hari ini bisa nyampe seribuan, ngak nyangka juga," kata Kepala Operasional Pelni Cabang Batam, Adam kepada TRIBUNBATAM.id.

Adam menambahkan jika belakang ini, jumlah penumpang yang datang lebih banyak ketimbang penumpang yang hendak meninggalkan Batam.

Ia mengaku kemungkinan para penumpang yang datang ke Batam merupakan penumpang yang melakukan perjalanan mudik sebelum lebaran Idul Fitri kemarin.

"Pada putaran pertama setelah diperbolehkan berlayar, jumlah penumpang belum begitu banyak seperti hari ini, kemungkinan pada perjalanan perdana KM. Kelud dari Medan ke Batam masih dalam suasana hari Raya sehingga belum kepikiran untuk pulang ke Batam," ujar Adam lagi.

Seorang penumpang dari Medan bernama Opung mengaku, dirinya baru hari ini pulang ke Batam lantaran melakukan halal bihalal bersama keluarga besar yang ada di Medan, Sumatera Utara.

"Kami setiap tahun memang wajib ngumpul keluarga besar, jadi bagaimanapun kami harus pulang, itu sudah merupakan tradisi kami," tutur Opung sembari berjalan meninggalkan Dermaga Selatan Batu Ampar.

Opung datang kembali ke Batam bersama keluarga besarnya yakni anak semata wayangnya, sang istri dan juga 2 orang cucunya.

Sementara itu, bagi penumpang yang hendak meninggalkan Batam, di Pelabuhan Batu Ampar sudah disediakan Rapid test Genose.

Jika masyarakat yang hendak bepergian menggunakan kapal Pelni melewati pelabuhan Batu Ampar diharapkan untuk datang lebih cepat yakni 3 jam sebelum keberangkatan.

Genose sendiri sudah diberlakukan sejak seminggu yang lalu, dan untuk harga Genose Rp 40 ribu per orang dengan masa berlaku selama 24 jam saja.

Selain Genose masyarakat yang ingin menggunakan rapid test Antigen juga masih diberlakukan oleh petugas kesehatan pelabuhan Batu Ampar Batam dan juga petugas Pelni cabang Batam.(TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved