Breaking News:

BATAM TERKINI

Moeldoko Tak Terpengaruh Spekulasi Pilpres 2024

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko belum mau berspekulasi mengenai peluang bertarung di Pilpres 2024

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko belum mau berspekulasi mengenai peluang bertarung di Pilpres 2024.

Berakhirnya masa jabatan Joko Widodo ( Jokowi) sebagai Presiden pada 2024 menjadikan pasar bebas pertarungan di Pilpres 2024.

Sejumlah nama mulai bermunculan mulai dari Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono hingga Moeldoko.

Beberapa lembaga survei juga mulai memunculkan hasil survei elektabilitas kandidat.

Moeldoko mengatakan tidak mau berspekulasi mengenai Pilpres 2024 saat bertemu dengan media di sela-sela kunjungan kerja ke Batam Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (27/5/2021).

"Wah pertanyaannya ganas-ganas," kelakar Moeldoko.

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko (kiri) kala bertemu media saat kunjungan kerja ke Batam Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (27/5/2021)
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko (kiri) kala bertemu media saat kunjungan kerja ke Batam Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (27/5/2021) (TRIBUNBATAM)

Ia mengatakan dirinya merupakan sosok profesional dan kini menjabat sebagai Kantor Staf Kepresidenan.

Oleh karena itu ia tidak terganggu dengan spekulasi-spekulasi yang bergembang mengenai bursa Pilpres 2024.

"Yang pasti saya dari kalangan profesional. Spekulasi itu tidak mengganggu kerja saya di KSP dan saya tetap profesional menjalankan tugas," ujarnya.

Cek Jembatan Batam Bintan

Jembatan Batam Bintan Provinsi Kepulauan Riau
Jembatan Batam Bintan Provinsi Kepulauan Riau (ist)

Moeldoko berkunjung ke Batam untuk melakukan serangkaian kegiatan termasuk mengecek kesiapan pembangunan Jembatan Batam Bintan.

Jembatan Batam Bintan memiliki panjang sekitar 14 kilometer dan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia.

"Salah satu agenda KSP ke Batam yakni melihat kesiapan pembangunan Jembatan Batam Bintan. Besok saya bersama Gubernur akan mengecek lokasi," ujarnya.

Kementerian Peekrjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan, pelelangan Jembatan Batam-Bintan bakal dilakukan pada Kuartal-II Tahun 2021.

Jembatan sepanjang 14,763 kilometer ini mengalami perubahan nilai investasi menjadi Rp 13,66 triliun.(ath)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved