Breaking News:

Gara-gara Pelihara Kucing Diam-diam, Satu Keluarga di Korea Utara Diisolasi Paksa, Ini Alasannya

Satu keluarga berisi 4 orang itu tinggal di Distrik Songhu, Hyesan, Provinsi Yanggang.

Editor: Anne Maria
Suar.id
Gara-gara Pelihara Kucing Diam-diam, Satu Keluarga di Korea Utara Diisolasi Paksa, Ini Alasannya. FOTO: Ilustrasi kucing 

"Saya mendengar bahwa situasinya mengerikan.

Aksesibilitas makanan terbatas dan orang-orang kesulitan mengakses kebutuhan sehari-hari," kata Lina Yoon, pengamat Korea Utara di Human Rights Watch kepada DW. 

Michael Madden, seorang ahli Korea Utara mengatakan ada laporan bahwa selama setahun terakhir, para elit Korut mencoba menjual aset mereka secara ilegal.

Benda-benda seperti perhiasan emas itu nekat dijual di perbatasan China yang dijaga ketat.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un berulang kali menyebutkan situasi serius yang terjadi pada perekonomian negara itu.

Pada pertemuan partai yang berkuasa Januari lalu, dia mengatakan rencana ekonomi lima tahunnya gagal "di hampir semua bidang."

Bulan lalu, pemimpin otoriter itu meminta penduduk untuk bersiap menghadapi 'Maret yang Sulit' seperti dikutip dari Tribunnews.com dengan judul Satu Keluarga di Korea Utara Diisolasi Paksa Gara-gara Pelihara Kucing Diam-diam.

Istilah ini merupakan propaganda halus yang digunakan rezim untuk merujuk pada bencana kelaparan di pertengahan 1990an, yang diyakini membunuh 1 hingga 3 juta orang karena kelaparan.

Madden mengatakan rezim menggunakan pandemi sebagai alasan untuk memperketat kontrol sosial terhadap penduduk.

Dia mengaku curiga bahwa kejadian yang merujuk pada peristiwa seperti kelaparan memiliki maksud politik yang jelas.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Baca berita terbaru lainnya di Google

BACA JUGA : di TribunNewsmaker.com dengan judul Pelihara Kucing Diam-diam, Satu Keluarga di Korea Utara Diisolasi Paksa, Ternyata Ini Alasannya!

Sumber: TribunNewsmaker
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved