Breaking News:

PENCABULAN DI TANJUNGPINANG

Lurah Tanjungpinang Kota Menyesal, Ngaku Ingin Tobat, Kena Kasus Pencabulan

Lurah Tanjungpinang Kota Er mengaku menyesali perbuatan cabulnya. Ia meminta maaf kepada keluarganya, dan akan bertobat.

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Lurah Tanjungpinang Kota Menyesal, Ngaku Ingin Tobat, Kena Kasus Pencabulan. Foto Polres Tanjungpinang saat menggelar konferensi pers kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang melibatkan oknum lurah di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (29/5/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Penyesalan selalu datang di akhir.

Pernyataan ini seolah menjadi ungkapan perasaan bersalah Er (40), pelaku kasus tindak pidana pencabulan anak di bawah umur di Tanjungpinang.

Er yang bekerja sebagai pejabat publik di Tanjungpinang, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Kariernya sebagai Lurah di Tanjungpinang Kota hancur. Belum lagi dengan urusan keluarga dan lainnya.

Ia ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus pencabulan. Mirisnya lagi, antara korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga dekat. Pelaku merupakan paman korban.

Pantauan Tribunbatam.id, pria berpostur tambun dengan penampilan rambut plontos itu terus menundukkan kepalanya. Seolah ingin menutupi wajahnya dari sasaran awak media.

Dengan ucapan singkat, Er mengaku menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarganya.

"Kepada keluarga saya minta maaf, sangat menyesal dan saya akan bertobat," ungkapnya.

Saat ditanya sudah berapa kali mencabuli korban, Er mengaku sebanyak empat kali. Sementara penuturan korban, lain lagi.

"Hanya empat kali," kata Er.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved