Breaking News:

VIRUS CORONA DI BATAM

Dua Lansia di Batam Meninggal Karena Covid-19, Kecamatan Belakang Padang Zona Merah

Angka kasus aktif covid-19 di Batam pun meningkat seiring bertambahnya 201 kasus baru dalam sehari hingga  Sabtu (29/5/2021).

Penulis: Hening Sekar Utami | Editor: Septyan Mulia Rohman
Kompas.com
ILUSTRASI COVID-19 DI BATAM - Angka kasus aktif covid-19 di Batam meningkat seiring bertambahnya 201 kasus baru dalam sehari hingga  Sabtu (29/5/2021). 

Kendati banyak pasien yang terkonfirmasi tanpa gejala, namun di hari yang sama terdapat empat kasus meninggal dunia akibat Covid-19.

Dua di antara kasus meninggal itu merupakan warga Batam dari kategori usia lanjut.

Baca juga: Covid-19 Kepri Naik Terus, Sehari Tambah 456 Kasus Baru, 4 Meninggal Dunia

Baca juga: 7 Pasien Covid-19 di Kepri Meninggal, Kasus Corona Naik Terus, Positif Tambah 219

Akibat penambahan kasus yang melonjak, total kasus positif Covid-19 di Batam pun mencapai 9135 kasus.

Di antaranya, 7715 pasien sembuh corona, 187 orang meninggal dunia akibat covid-19 dan 1233 pasien sedang dirawat.

"Saat ini tingkat kasus aktif melonjak di angka 13,4 persen.

Sementara tingkat kesembuhan mencapai 84,4 persen dan tingkat kematian 2 persen," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid - 19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi dalam keterangan yang diterima TribunBatam,id, Minggu (30/5/2021).

Kini, tidak hanya sembilan kecamatan di wilayah Mainland saja yang berzona merah.

Kecamatan Belakang Padang juga berzona merah dengan 22 kasus aktif.

Kemudian Batam Kota dengan 280 kasus, Nongsa dengan 108 kasus, Bengkong dengan 97 kasus.

Batu Ampar dengan 64 kasus, Lubuk Baja dengan 54 kasus, Sekupang terbanyak dengan 236 kasus, Batuaji dengan 189 kasus, Sagulung 142 kasus dan Sei Beduk 37 kasus.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved