Breaking News:

Pemkab Karimun Siapkan Lokasi Karantina Cadangan, Antisipasi Membludaknya Pasien Covid-19

SMA Negeri 4 Binaan Karimun ini kami siapkan untuk menjadi lokasi karantina terpusat selain SMP Negeri 2 Binaan Tebing.

TribunBatam.id/Yeni Hartati
Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama rombongan saat mengecek SMA Negeri 4 Binaan Karimun, Sabtu (29/5/2021). Sekolah ini disiapkan sebagai lokasi karantina cadangan pasien covid-19. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Mengantisipasi membludaknya pasien Covid-19 di Kabupaten Karimun , Pemerintah Kabupaten Karimun menyiapkan sekolah sebagai lokasi karantina terpusat cadangan bagi pasien terpapar Covid-19.

Hal ini dikarenakan daya tampung RSUD Muhammad Sani yang penuh akan pasien yang positif Virus Corona di Karimun.

Tidak hanya SMP Negeri 2 Binaan Tebing yang disiapkan beberapa hari lalu, SMA Negeri 4 Binaan Karimun kini juga disiapkan sebagai lokasi karantina bagi pasien terpapar virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama Forkopimda bahkan telah meninjau langsung sekolah yang berada di Jalan Sungai Bati, Pamak Kecamatan Tebing, Sabtu (29/5/2021).

"SMA Negeri 4 Binaan Karimun ini kami siapkan untuk menjadi lokasi karantina terpusat selain SMP Negeri 2 Binaan Tebing," ucap Bupati Karimun.

Ia menambahkan, SMA Negeri 4 Binaan Karimun sebelumnya telah menjadi lokasi karantina terpusat pada tahun 2020 lalu atau tepat saat pandemi Covid-19 mewabah di Karimun.

Pihaknya juga memutuskan untuk menyiapkan sekolah yang dapat menampung sebanyak 100 pasien itu, sebagai lokasi karantina terpusat cadangan

“Sekolah SMA 4 ini sebagai cadangan. Akan kami gunakan apabila fasilitas kesehatan baik Rumah Sakit, Puskesmas dan SMP 2 Binaan Tebing sudah tidak dapat menampung pasien Covid-19,” jelasnya.

Saat ini fasilitas kesehatan seperti, RSUD Muhammad Sani terdapat sebanyak 72 tempat tidur bagi pasien covid-19, RSBT sebanyak 20, Medic Center sebanyak 10, dan Puskesmas Meral Barat 20.

"Nantinya RSUD Muhammad Sani Insya Allah, dalam 1 dan 2 hari ke depan akan menambah lagi sebanyak 35 tempat tidurnya.

Jadi, total yang tersedia di Karimun sebanyak 140 dan jumlah ini di luar tempat isolasi terpusat,” jelasnya.

Sementara, berdasarkan data Tim Gugus Tugas, jumlah kasus aktif Covid-19 atau pasien positif terkonfirmasi kini telah mencapai 430 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 335 pasien di antaranya menjalani isolasi mandiri, 37 pasien menjalani perawatan di RSUD Muhammad Sani Karimun, 19 pasien di Puskesmas Meral Barat.

Kemudian, 10 pasien dirawat di RS Bakti Timah, 9 pasien di Medic Center dan 4 pasien di RSUD Tanjungbatu Kundur. (*)

Editor: Rimna Sari Bangun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved