Minggu, 19 April 2026

WASPADA, Varian Baru Covid-19, B117 Masuk Tanjungpinang

Warga Kota Tanjungpinang tidak hanya dihantui oleh jumlah kasus Covid-19 yang terus bertambah dari hari ke hari tetapi kemunculan varian baru B117.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
tribunbatam.id
VAKSINASI - Wali Kota Tanjungpinang, Rahma saat melihat proses vaksinasi Covid-19. 

Editor: Thomm Limahekin

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id Warga Kota Tanjungpinang tidak hanya dihantui oleh jumlah kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang terus bertambah dari hari ke hari.

Kini varian baru virus ini sudah masuk dan mengancam masyarakat Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Nugraheni Purwaningsih mengatakan, varian baru Covid-19 itu bertipe B117.

Varian tersebut dinilai lebih berbahaya dari virus yang selama ini menyerang kebanyakan warga. 

"Penularannya itu cepat terus reaksinya terinfeksi juga lebih berat. Jadi, memang lebih berbahaya," ucap Nugraheni, Sabtu (29/5/2021) lalu. 

Baca juga: Parade Foto Bupati Lingga Kunjungi Desa Sungai Besar, Bantu Warga Terdampak Covid-19

LOKASI KARANTINA - Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama rombongan saat mengecek SMA Negeri 4 Binaan Karimun, Sabtu (29/5/2021). Sekolah ini disiapkan sebagai lokasi karantina cadangan pasien covid-19.
LOKASI KARANTINA - Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama rombongan saat mengecek SMA Negeri 4 Binaan Karimun, Sabtu (29/5/2021). Sekolah ini disiapkan sebagai lokasi karantina cadangan pasien covid-19. (TribunBatam.id/Yeni Hartati)

Nugraheni menjelaskan, varian baru Covid-19 sudah banyak yang masuk ke Kota Tanjungpinang. Namun, saat ini varian yang sudah terdeteksi adalah B117. 

"Ada banyak varian baru. Namun, yang baru sempat terdeteksi ini B117 itu," jelas Nugraheni.

Menurut Nugraheni, untuk saat ini belum ada vaksin khusus untuk mencegah penularan varian baru Covid-19 tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya sedang berusaha bersama pemerintah daerah untuk menekan penyebarannya sehingga tidak berkembang secara luar di tengah masyarakat.

"Virus ini sangat cepat melakukan mutasi dan bisa sembuh sendiri. Jika orang itu mempunyai daya tahan tubuh yang baik bisa sembuh," ungkap Nugraheni.

Nugraheni menyebutkan hingga hari ini Dinkes Kota Tanjungpinang belum mendapatkan data pasien yang terpapar varian baru Covid-19.

Namun, jumlah kasus Covid-19 terus saja bertambah dari hari ke hari.

"Saat ini, ada penambahan kasus baru dan ini ada klasifikasinya," tandas Plt. Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang tersebut.

Sebagaimana dilansir Tribunnews.com, Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Siti Nadia Tarmizi mengatakan varian baru B117 berasal dari Inggris.

Varian ini diketahui memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi sekitar 36 sampai 75 persen dibandingkan dengan jenis virus yang beredar sebelumnya.

“Varian B117 saat ini merupakan varian yang paling banyak dilaporkan oleh orang dari berbagai negara,” kata Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (4/5/2021) lalu.

Organinisasi kesehatan internasional mencatat varian B117 ini paling banyak dilaporkan orang dari berbagai Negara.

Peningkatan kasus sampai 49 persen varian ini bersirkuasi di kawasan Asia Tenggara. 

Baca juga: RSKI Covid-19 Galang Pulangkan 6 Pasien Corona, 90 Pasien Berjuang untuk Sembuh

SARAFUDIN ALUAN - Staf Khusus Gubernur Kepri, Sarafudin Aluan (baju hitam) memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang betapa penting menjaga protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi, Senin (24/5/2021) lalu.
SARAFUDIN ALUAN - Staf Khusus Gubernur Kepri, Sarafudin Aluan (baju hitam) memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang betapa penting menjaga protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi, Senin (24/5/2021) lalu. (ISTIMEWA)

Tiga Gejala Kerap Muncul

BERBEDA dengan Covid-19 yang menyebar selama ini, vari baru B117 ini memiliki tingkat penyebaran yang lebih cepat.

Oleh karena itu, potensi bahaya yang ditimbulkan oleh virus jenis itu pun dianggap lebih besar.

Dari informasi yang dihimpun TRIBUNBATAM.id, ilmuwan Inggris menemukan gejala yang ditimbulkan oleh pasien yang terpapar varian baru ini agak berbeda dari gejala yang dialami oleh pasien Covid-19 umumnya.

Beberapa gejala khusus dari pasien B117 antara lain:

Merasa Kelelahan dan Lesu:

Gejalan ini muncul bersamaan dengan rasa pusing. Gejala tersebut terjadi akibat timbulnya sitokin dalam sistem kekebalan sebagai reaksi terhadap virus yang menyerang tubuh pasien.

Efek samping melawan patogen bisa mengakibatkan tubuh merasa lelah terus-menerus.

Baca juga: Covid-19 Natuna Belum Mereda, Muncul 44 Kasus Baru Corona Dalam Dua Hari

COVID-19 DI BATAM - Mobil Puskesmas Tanjung Sengkuang membawa warga Perumahan Sakura Garden positif covid-19, Kamis (27/5/2021).
COVID-19 DI BATAM - Mobil Puskesmas Tanjung Sengkuang membawa warga Perumahan Sakura Garden positif covid-19, Kamis (27/5/2021). (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Merasa Pusing dan Mual:

Selain kelelahan, gejala pusing dan mual juga sering dialami oleh pasien yang terpapar varian baru B117 ini.

Gejala ini kerap sulit dibedakan dengan efek yang ditimbulkan oleh penyakit lainnya.

Namun, pasien B117 dianjurkan untuk menghadapi gejala ini dengan memperbanyak istirahat dan menghindari olahraga berat.

Mengalami Nyeri Otot:

Gejala umum yang dialami oleh pasien B117 adalah nyeri otot. Gejala ini terjadi akibat Myalgia di mana virus menyerang jaringan serat otot dan lapisan jaringan penting.

Akibat peradangan secara luas juga bisa menyebabkan nyeri sendi, rasa lemah dan nyeri tubuh.

Selain ketiga gejala umum di atas, pasien B117 juga kerap mengalami gejala lain.

Misalnya, sakit tenggorokan, diare, mata merah, sakit kepala, ruam pada kulit serta perubahan warna pada jari tangan dan kaki. 

Baca juga: COVID-19 Tanjungpinang - 346 Kasus Aktif Jalani Isolasi Mandiri, 78 Meninggal Dunia

ASRAMA HAJI - Kapolresta Barelang Yos Guntur bersama rombongan Forkopimda saat mengunjungi tempat karantina pasien covid-19 di Asrama Haji Batam, Sabtu (29/5/2021)
ASRAMA HAJI - Kapolresta Barelang Yos Guntur bersama rombongan Forkopimda saat mengunjungi tempat karantina pasien covid-19 di Asrama Haji Batam, Sabtu (29/5/2021) (tribunbatam.id/istimewa)

COVID-19 di Kepri

Total Konfirmasi se-Kepri: 16.665 orang (+294)

Kasus Aktif: 2.887 Orang (+165)/(17,32%)

Sembuh: 13.420 Orang  (+121)/(80,53%)

Meninggal: 358 Orang (+8)/(2,15%)

Rincian Data:

1.294 orang Konfirmasi:

a. 201 orang di Kota Batam

b. 41 orang di Kabupaten Karimun

c. 20 orang di Kota Tanjungpinang

d. 15 orang di Kabupaten Bintan

e. 10 orang di Kabupaten Kep. Anambas

f. 7 orang di Kabupaten Natuna

Baca juga: Dua Lansia di Batam Meninggal Karena Covid-19, Kecamatan Belakang Padang Zona Merah

ISOLASI MANDIRI - Suasana saat Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono bersama rombongan saat menyambangi dan mengobrol dengan pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah, Jumat (28/5/2021)
ISOLASI MANDIRI - Suasana saat Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono bersama rombongan saat menyambangi dan mengobrol dengan pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah, Jumat (28/5/2021) (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

2. 121 Orang Sembuh:

a. 34 orang di Kabupaten Karimun

b. 29 orang di Kabupaten Lingga

c. 25 orang di Kota Tanjungpinang

d. 16 orang di Kota Batam

e. 13 orang di Kabupaten Kep. Anambas

f. 4 orang di Kabupaten Bintan

3. 8 Orang Meninggal Dunia

a. 3 orang di Kota Batam

b. 1 orang di Kota Tanjungpinang

c. 1 orang di Kabupaten Bintan

d. 1 orang di Kabupaten Karimun

e. 1 orang di Kabupaten Lingga

f. 1 orang di Kabupaten Kep. Anambas

Daftar Perawatan/Isolasi Kasus Aktif Covid-19:

Jumlah Kasus Aktif : 2.887 Orang (30 Mei 2021)

Ketersediaan Rumah Sakit : 35 Rumah Sakit

Jumlah Rumah Sakit Terpakai : 25 Rumah Sakit

Kapasitas Tempat Tidur : 1.116 Tempat Tidur 1.038 TT Isolasi dan 78 TT ICU

Jumlah Keterpakaian Tempat Tidur : 502 TT (30 Mei 2021)

Jumlah Tempat Isolasi : 9 Tempat Karantina

Baca juga: Covid-19 Kepri Naik Terus, Sehari Tambah 456 Kasus Baru, 4 Meninggal Dunia

VAKSINASI - Manajemen Mega Mall Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Karyawan Mal, Tenant, Hingga Pemilik Toko. FOTO : Suasana Vaksinasi di Mega Mall
VAKSINASI - Manajemen Mega Mall Gelar Vaksinasi Covid-19 Bagi Karyawan Mal, Tenant, Hingga Pemilik Toko. FOTO : Suasana Vaksinasi di Mega Mall (anne)

BOR Rumah Sakit se-Kepri : 50,09%

a. Kota Batam : 55,81%

b. Kota Tanjungpinang : 40,82%

c. Kabupaten Bintan : 15,00%

d. Kabupaten Karimun : 82,69%

e. Kabupaten Lingga : 30,77%

f. Kabupaten Natuna : 18,75%

g. Kabupaten Anambas : 31,58%

Peta Risiko:

1. Kota Batam:  Orange

2. Kota Tanjungpinang:  Orange

3. Kabupaten Bintan:   Orange

4. Kabupaten Karimun:  Orange

5. Kabupaten Lingga:  Orange

6. Kabupaten Natuna:  Orange

7. Kabupaten Anambas:  Orange

Keterangan:

Merah : Risiko Tinggi

Orange : Risiko Sedang

Kuning : Risiko Rendah

Hijau  : Tidak Ada Kasus / Tidak Terdampak

(Sumber: Olahan Berbagai Data)_(TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin)

Berita terkait Covid-19

Berita terkait Varian Baru B117

Berita terkait Covid-19 Kepri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved