Breaking News:

ATASI Kasus Covid-19 Batam, Rudi Pindahkan Pasien OTG ke Ruang Isolasi terpadu

Pemerintah Kota (Pemko) Batam memberlakukan beberapa kebijakan baru terkait penanganan Covid-19.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
tribunbatam.id/istimewa
ASRAMA HAJI - Kapolresta Barelang Yos Guntur bersama rombongan Forkopimda saat mengunjungi tempat karantina pasien covid-19 di Asrama Haji Batam, Sabtu (29/5/2021). 

Nanti kita pilah. Kan ada juga yang yang sudah hampir sembuh, sehingga tak perlu kita bawa,” kata Rudi, kemarin.

Mengenai kapasitas ruangan di Asrama Haji, Rudi memastikan cukup untuk menampung pasien positif OTG.

Saat ini daya tampung Asrama Haji 900 orang.

Seluruh biaya perawatan pasien yang melakukan karantina akan ditanggung Pemko Batam.

Jika masih belum cukup, Pemko Batam juga sudah mencadangkan Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam di Marina yang mampu menampung 140 orang.

Selain itu juga masih ada sejumlah rusun yang saat ini masih bisa dipakai untuk menampung pasien.

Baca juga: Varian Baru Covid-19 B117 Masuk Tanjungpinang, Dinkes: Belum ada Vaksin Khusus

COVID-19 DI BATAM - Mobil Puskesmas Tanjung Sengkuang membawa warga Perumahan Sakura Garden positif covid-19, Kamis (27/5/2021).
COVID-19 DI BATAM - Mobil Puskesmas Tanjung Sengkuang membawa warga Perumahan Sakura Garden positif covid-19, Kamis (27/5/2021). (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Siapkan 2 Gedung Untuk Karantina

Di Asrama Haji sendiri, ada dua gedung yang disiapkan untuk karantina, pasien laki-laki di Gedung Safa dan pasien perempuan di Gedung Marwah.

"Daya tampung sejauh ini masih cukup," ujar Rudi.

Direktur RSUD Embung Fatimah Ani Dewiyana mengatakan, total pasien positif Covid-19 berstatus OTG yang di karantina di Asrama Haji hingga Jumat sebanyak 167 orang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved