Breaking News:

INFO CUACA

3 Hari ke Depan, Suhu Udara di Bintan & Tanjungpinang Diprediksi Hangat Tapi Tetap Berpotensi Hujan

BMKG RHF Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepri selama tiga hari mendatang.

DOK TRIBUNWOW
BMKG RHF Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepri selama tiga hari mendatang. Ilustrasi 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk wilayah Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) untuk tiga hari ke depan. 

Analisis Dinamika Atmosfer suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 30 Mei 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi hangat berkisar antara 30°C s/d 31°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepri bersifat positif bernilai antara -0,5 s/d +1,0°C

"Indeks ENSO terupdate berada dalam ambang batas kondisi netral, dan diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga akhir Oktober 2021. Sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang Robbi A Anugrah, Selasa, (1/6/2021).

Selain itu, lanjutnya, indeks di Pole Mode dalam kategori  netral.

Baca juga: 459 Warga Tanjungpinang Jalani Isolasi dan Perawatan Akibat Kena Covid-19

Diprakirakan masih tetap netral hingga November 2021 sehingga tidak berpengaruh terhadap penambahan massa udara dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia.

Analisis per tanggal 30 Mei 2021 menunjukkan MJO berada di fase 6 (Western Pasific) dan bersifat lemah, sehingga tidak berpengaruh terhadap distribusi awan-awan penghasil hujan di Indonesia, terutama wilayah Indonesia bagian Barat, termasuk Kepulauan Riau.

"Pada dasarian III Mei 2021, aliran massa udara di seluruh wilayah Indonesia diprediksi didominasi angin timuran. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat perairan Sumatera bagian utara. Zona Konvergensi diprediksi terjadi di wilayah Kalimantan Barat, Gorontalo, Maluku Utara dan Papua Barat. Monsun Australia mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia terutama di bagian selatan garis ekuator," terangnya

Pada dasarian I Juni 2021, kelembapan udara relatif (relative humidity) di seluruh wilayah Indonesia pada lapisan permukaan umumnya masih berada di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian II Juni 2021. 

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya diprediksi berkisar antara 60 - 95%. Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya diprediksi berkisar antara 50 - 90%.

"Untuk peringatan dini yang harus diwaspadai terjadinya hujan ringan yang dapat disertai petir dan angin kencang akibat munculnya awan cumulonimbus," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved