Breaking News:

SAHAM

IHSG Diprediksi Bergerak Menguat Rabu (2/6), Analis Cermati Saham-Saham Media

Penguatan IHSG masih akan berlanjut pada perdagangan Rabu (2/6), bergerak dengan level support 5.889 hingga 5.831 dan level resistance.

ISTIMEWA
Analis memprediksi tren penguatasan IHSG pada Rabu (2/6/2021). 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG hari ini (2/6) diperkirakan kembali menguat. Pada Senin (31/5), IHSG menguat 1,69% atau naik 98,86 poin ke level 5.947,46. 

Lanjar Nafi Reliance Sekuritas menjelaskan, pergerakan IHSG hari ini secara teknikal break out resistance MA20 dan bearish trendline. Pola teknikal IHSG tersebut memberikan indikasi untuk melanjutkan penguatan hingga menguji resistance MA50. 

Indikator stochastic bergerak bullish momentum dengan indikator RSI yang bergerak cross over positif. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi menguat dengan rentang support resistance di kisaran 5.902-6.000. 

Rekomendasi saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya AALI, BSDE, CTRA, DOID, ICBP, IMAS, INDY, LPCK, LPKR, LSIP, TKIM, TPIA, WIKA.

Sentimen dari eksternal seperti aktivitas manufaktur Asia terus meningkat pada bulan Mei. Meskipun kecepatan sedikit lebih lambat, gejolak Covid-19 di sekitar wilayah tersebut dapat memaksa beberapa pabrik untuk tutup dan membebani sentimen.

Bursa Eropa mayoritas menguat mengiringi saham global berada di jalur untuk memulai bulan baru dengan nada tinggi. Kondisi ini didukung oleh pemulihan dari krisis kesehatan dan likuiditas yang cukup. Selanjutnya, investor terfokus pada data indeks manufaktur dan tingkat inflasi.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, mayoritas sektor di bursa memang bergerak menguat. Kenaikan paling signifikan dicatatkan oleh sektor tekonologi hingga 8,66%. Kemudian disusul sektor infrastruktur dan sektor bahan baku yang terkerek masing-masing 3,50% dan 2,19%. 

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan  memproyeksikan, penguatan IHSG masih akan berlanjut pada perdagangan Rabu (2/6). IHSG akan bergerak dengan level level support 5.889 hingga 5.831 dan level resistance di 5.976 hingga 6.005. 

" Investor akan mencermati rilis data inflasi dan data manufaktur pada perdagangan Rabu (2/6)," ujarnya dalam riset yang diterima, Senin (31/5).

Secara teknikal, Dennies melihat ada potensi uptrend jangka pendek didukung indicator MACD yang mulai mengindikasikan trend akumulasi dan stochastic yang melebar setelah membentuk golden cross. 

Halaman
12
Editor: Rimna Sari Bangun
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved