Breaking News:

Kronologis Puluhan Surat GeNose C19 Palsu Lolos di Bandara Hangnadim Batam

Kronologis puluhan surat GeNose C19 Palsu lolos dari Bandara Hangnadim Batam, ternyata yang punya kerjaan memalsukan adalah orang dalam.

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id/ Eko Setiawan
Espose Perkara Surat GeNose C19 Palsu di Polresta Barelang Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - GeNose C19 di Bandara Hangnadim Batam dikerjakan oleh Perusahaan PT Prima Citra Mandiri. Sementara dua pelaku pemalsu surat GeNose adalah karyawan mereka yang bertugas sebagai admin.

Mereka memasukan setiap data yang ada disana. Tak heran, kedua pelaku sangat paham bagaimana memainkan surat itu sendiri.

JN yang ditemui Tribunabatam.id usai ekspose di Polresta Barelang, Rabu (2/6/2021) siang menuturkan, awalnya dia diajak oleh AT untuk mencari orang yang hendak menggunakan GeNose di Bandara.

"Awalnya saya diajaknya. Saya tanya emang bisa. Terus dia bilang bisa dan kemudian uang itu kami bagi dua," terangnya.

Setidaknya sudah satu bulan ini pelaku melancarkan aksinya. Puluhan surat GeNose C19 palsu sudah lolos di Bandara Hangnadim selama ini.

Dari pengakuan kedua pelaku, setidaknya sudah 80 surat GeNose C19 Palsu yang mereka keluarkan selama ini.

"Sudah puluhan sekitar 80 surat palsu kami keluarka," terangnya.

Modus yang digunakannya yakni dengan cara mencari calon penumpang yang terdesak dan buru-buru ketika hendak berangkat.

Mereka kemudian menawarkan surat GeNose tanpa test. Namin bayarnya berbeda Rp 10 ribu dari yang normal.

"Kalau normal itu Rp 40 ribu, kalau kami Rp 50 Ribu. Uangnya kami bagi dua," jelasnya.

Pekerjaan memalsukan surat GeNose C19 palsu ini tentunya sangat gampang dilakukannya. Sebab mereka sudah mempunyai berkas dan tinggal memasukan datanya saja.

Sejak sebelum lebaran mereka mengambil keuntungan dari ramainya calon penumpang di Bandara Hangnadim Batam.

"Uangnya saya gunakan untuk biaya lebaran," jelasnya.

Sejauh ini kedua pelaku masih terus menjalani pemeriksaan di Polresta Barelang. Sebab penanganan kasus ini sekarang dilimpahkan ke Polresta Barelang

Dua pelaku dibekuk

Kapolsek Kawasan Bandara (KKB) Hangnadim Batam menangkap dua orang pelaku pemalsuan surat GeNose C19.

Penangkapan tersebut dilakukan Unit Reskrim Polsek Bandara, Selasa (1/6/2021) siang.

Hal itu setelah adanya temuan GeNose C19 palsu di Bandara Hangnadim Batam.

Kapolsek Kawasan Bandara AKP Cut Putri Amelia saat ekspose di Polresta Barelang, Rabu (2/6/2021) siang menceritakan kronologis kejadian.

Baca juga: Maksimalkan Pelayanan pada Penumpang, Alat Genose di Pelabuhan Roro ASDP Tanjunguban Bakal Ditambah

Baca juga: Pelabuhan Bulang Linggi Tak Ada Layanan GeNose, Penumpang Tes di Pelabuhan Roro: Ribet

Menurut Kapolsek temuan tersebut setelah adanya kecurigaan orang yang menggunakan surat GeNose C19 palsu disana.

"Awalnya petugas curiga dengan penumpang yang hendak berangkat dengan menggunakan surat palsu ini. Kemudian mereka berkordinasi dengan kita," sebut Cut menerangkan.

Dikatakan Cut, untuk tes GeNose C19 di Bandara Hangnadim Batam baru buka sekitar pukul 06.00 WIB. Namun disurat tersebut petugas verifikasi menemukan kalau surat itu dikeluarkan pukul 05.30 WIB.

Dari sana mulai ditangakan kepada calon penumpang. Dan akhirnya ketahuan kalau calon penumpang tersebut menggunakan surat palsu tampa test.

Dari hasil pemeriksaan diketahui dua orang yang melakukan hal tersebut. Dia adalah petugas GeNose di Bandara Hangnadim Batam.

"Dari hasil penyelidikan kita diketahui dua orang yang memalsukan dia berinisial JN dan AT. Mereka mempunyai tugas masing-masing," sebut Cut.

Salah satu pelaku pemalsu surat GeNose C-19 di Bandara Hangnadim Batam saat ekspose perkara di Polresta Barelang
Salah satu pelaku pemalsu surat GeNose C-19 di Bandara Hangnadim Batam saat ekspose perkara di Polresta Barelang (TRIBUNBATAM.id/ Eko Setiawan)

Sementara itu, dalam hal ini yang menjadi korban adalah pihak rumah dakit otorita Batam. Mereka yang membuat laporan ke Polsek sehingga Polisi melakukan penyelidikan.

"Korban disini jelas, RSBP Batam. Sejauh ini kita sudah amankan pelaku," tegasnya.

Untuk diketahui, kedua pelaku bertugas mengimput data setiap calon penumpang. Disana dia memanfaatkan keahliannya untuk memalsukam surat GeNose palsu.

Sementara itu, tersangka satunya bertugas mencari penumpang yang kepepet untuk ditawarkan surat GeNose Palsu tanpa tes.

Akibat ulah keduanya, saat ini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dikenakan pasal 263 dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. (Koe)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved