Breaking News:

BINTAN TERKINI

Polsek Gunung Kijang Datangi Sejumlah Tempat Keramaian, Awasi Prokes Tekan Covid-19

Polsek Gunung Kijang bersama personel lainnya juga memberi imbauan mengenai penerapan PPKM skala mikro yang diperpanjang hingga 23 Juni 2021.

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
POLSEK GUNUNG KIJANG - Kapolsek Gunung Kijang, Iptu Melki Sihombing saat operasi yustisi, Selasa (1/6/2021). 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Anggota Polsek Gunung Kijang mendatangi sejumlah tempat keramaian.

Bersama anggota Koramil 02 Bintan Timur dan personel Satpol PP pada Selasa (1/6) malam, mereka mengawasi penerapan protokol kesehatan di Kecamatan Gunung Kijang.

Seperti diketahui, kasus baru virus corona di Bintan cenderung bertambah.

Tim gabungan ini menyambangi sejumlah tempat keramaian seperti swalayan, rumah makan serta warung kopi.

Dalam operasi malam itu, Kapolsek Gunung Kijang, Iptu Melki Sihombing yang turun langsung memimpin operasi mendatangi swalayan serta warung makan yang berada di Kecamatan Gunung Kijang.

POLSEK GUNUNG KIJANG - Kapolsek Gunung Kijang, Iptu Melki Sihombing saat operasi yustisi, Selasa (1/6/2021).
POLSEK GUNUNG KIJANG - Kapolsek Gunung Kijang, Iptu Melki Sihombing saat operasi yustisi, Selasa (1/6/2021). (TribunBatam.id/Istimewa)

Di sana dirinya memberikan imbauan mengenai surat edaran yang dikeluarkan Pemkab Bintan perihal mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM skala mikro yang diperpanjang hingga 23 Juni mendatang.

Pasalnya, warung makan dan swalayan berpotensi menimbulkan kerumunan orang.

Sehingga perlu ada edukasi kepada pedagang untuk taat protokol kesehatan.

"Ini juga merupakan perintah Kapolres Bintan ke Kapolsek untuk memberikan imbauan surat edaran Bupati Bintan kepada pemilik warung, swalayan dan tempat usaha lainnya," ujarnya.

Saat operasi yustisi pihaknya juga menyampaikan kepada para pedagang agar menyarankan pembeli sistem bungkus saja.

"Kalau pun tidak kami menekankan agar jumlah mejanya dibatasi maksimal 50 persen saja,” sebutnya.

Baca juga: Warga Bintan Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Galang Batang, Ini Penjelasan Polsek Gunung Kijang

Baca juga: COVID-19 di Bintan, 70 Pencari Suaka Terpapar Corona

Melki menambahkaan, saat operasi pihaknya memperhatikan protokol kesehatan yang dilakukan para pelaku usaha seperti penyedian sarana cuci tangan lengkap dengan sabunnya, pengaturan jarak tempat duduk hingga pengecekan suhu tubuh.

"Hal itu kai pastikan guna menekan penyebaran covid-19 di Bintan yang saat ini terus meningkat," katanya.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Bintan

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved