Breaking News:

ASET KRIPTO

Harga Dogecoin Melonjak 35 Persen, Menembus Level 0,44 Dollar AS

CEO Coinbase Brian Armstrong pertama kali mengumumkan akan menambahkan Dogecoin saat menyampaikan laporan keuangan bulan lalu. 

ist
Dogecoin, yang termasuk aset mata uang kripto 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Harga Dogecoin pada Rabu (2/6/2021) melonjak hingga 35 persen, setelah Coinbase menambahkan kripto yang terinspirasi dari meme itu dalam perdagangan mereka.

Coinbase Pro mengatakan dalam sebuah posting di blog, Selasa (1/6/2021), pengguna bisa mentransfer Dogecoin ke akun professional mereka, dengan rencana perdagangan akan meluncur pada Kamis (3/6/2021) jika kondisi likuiditas terpenuhi.

Tapi, Coinbase Pro tidak menyebutkan, apakah akan menambahkan Dogecoin ke platform perdagangan ritel dan aplikasi selulernya.  Hanya, bursa kripto biasanya menambahkan aset kripto ke platform ritelnya beberapa minggu setelah terdaftar di versi profesional.

“Segera, kami akan mulai menerima transfer masuk DOGE ke Coinbase Pro. Perdagangan akan dimulai pada atau setelah pukul 9 pagi waktu Pasifik pada Kamis, 3 Juni, jika kondisi likuiditas terpenuhi,” kata Coinbase Pro, seperti dikutip CoinDesk.

Baca juga: Perdagangan Kripto Diprediksi Makin Booming, Nobi Luncurkan Tiga Layanan Baru

CEO Coinbase Brian Armstrong pertama kali mengumumkan akan menambahkan Dogecoin saat menyampaikan laporan keuangan bulan lalu. 

Langkah Coinbase mengekspos Dogecoin ke generasi baru investor. Coinbase memulai debutnya di Nasdaq pada 14 April lalu dan dianggap identik dengan investor bernilai tinggi.

Mengacu data CoinDesk, harga Dogecoin pada Rabu menembus level 0,44 dollar AS atau melonjak lebih dari 35 persen dibanding posisi 24 jam sebelumnya.

Baca juga: Antisipasi Kerugian Saat Berinvestasi Aset Kripto, Para Pemula Harus Simak Trik Berikut Ini

Itu merupakan level tertinggi kripto bertema anjing Shiba Inu tersebut sejak 19 Mei lalu. Sebelumnya, Dogecoin menembus rekor tertinggi sepanjang masa, di level 0,74 dollar AS per unitnya, pada 9 Mei lalu berkat Elon Musk, CEO Tesla.

Pemerintah akan Buka Bursa Kripto

Kementerian Perdagangan akan membentuk bursa kripto selambat-lambatnya akhir tahun ini sebagai salah satu wadah untuk mengawasi jalannya transaksi perdagangan mata uang kripto di Indonesia.

"Memang di akhir tahun ini paling lambat akan dibentuk bursa. Kita juga juga berpandangan bahwa sirkulasi dan arus crypto harus banyak di dalam negeri ketimbang harus di luar negeri,"ujar Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan bersama dengan Komisi VI DPR RI secara virtual, Senin (31/5/2021).

Dia berpendapat apabila bursa berhasil dibentuk di akhir tahun ini, Indonesia akan menjadi negara pertama yang pasar bursanya diatur oleh pemerintah.

"Di negara lain tidak ada, di AS yang mengatur itu swasta, bahkan di Tiongkok itu dilarang. Jadi kalau bisa berpotensi menguntungkan buat kita, mengapa tidak, selama regulasinya terbilang diatur," ungkapnya.

Jerry juga memastikan bahwa aset krippto adalah aset yang bisa diperdagangkan oleh komunitas dan bukan mata uang. Sebab diakui dia, masih banyak masyarakat yang berpendapat bahwa kripto bisa digunakan sebagai uang.

Oleh sebab itu lanjut dia, dengan dibuatnya peraturan atau regulasi melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi alias Bappebti, diharapkan transaksinya bisa sesuai dengan yang diharapkan.  Jerry juga menilai bahwa transaksi kripto cukup potensial. Bahkan per hari bisa mencapai Rp 1,7 triliun. (*)

Editor: Rimna Sari Bangun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved