Breaking News:

BATAM TERKINI

PENGGUSURAN Cuma Robohkan 5 Rumah di Kampung Jabi, Anggota DPRD Batam Minta Pemerintah Bertindak

Kasus penggusuran 5 rumah di Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Batam hingga kini masih belum kelar juga. Ini kata anggota DPRD Batam.

TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Kondisi rumah di Kampung Jabi Nongsa Batam yang digusur, Rabu (31/3/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kasus penggusuran 5 rumah di Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Batam hingga kini masih belum kelar juga.

Padahal, sampai saat ini pemilik rumah masih belum tahu juga alasan penggusuran yang hanya dilakukan terhadap 5 rumah warga.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam, Muhammad Yunus meminta Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan digelar.

"Kami sedang meminta Komisi I untuk mengatur jadwal untuk RDP lanjutan," ujar Yunus kepada Tribun Batam, Rabu (2/6/2021).

Tidak hanya itu, Yunus sendiri ikut mempertanyakan alasan penggusuran yang dilakukan.

Sebab, sejak RDP pertama digelar akhir April lalu, pihaknya masih belum menerima informasi lanjutan kapan akan dilakukan RDP lanjutan.

Baca juga: COVID-19 Kepri - Batam Tak Lagi Peringkat Satu, 133 Kasus Baru Muncul di Karimun

"Apakah di lapangan dengan masyarakatnya sudah selesai atau tidak, kami tidak tahu. Kalau memang untuk penggusuran, kenapa lima rumah itu saja. Alasannya apa juga belum tahu," sesalnya.

Dijelaskan olehnya, pada RDP pertama, instansi terkait telah mengakui kesalahannya.

Mereka mengakui jika sejumlah oknum telah bertindak melebihi perintah atasan.

"Kalau dari hasil RDP kemarin, mereka mengaku bersalah karena sudah melebihi dari perintah," ungkap Yunus.

Sedangkan untuk solusi yang muncul saat itu, Yunus menyebut jika warga meminta agar instansi terkait mengganti kerugian mereka.

"Kalau memang gantinya diberi lahan, lahannya dimana? Selama rumah belum siap, warga indekos. Biayanya bagaimana? Jawaban waktu itu mereka akan berkoordinasi dengan pimpinan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, penggusuran lima rumah milik warga di wilayah Kampung Jabi, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Senin (29/3/2021) lalu, berbuntut panjang.

Pasalnya, hampir keseluruhan warga mengaku keberatan dengan tindakan tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved