Breaking News:

Hary Tanoe hingga Chairul Tanjung, Ini 7 Konglomerat Pemilik Stasiun Televisi di Indonesia

Di Indonesia, sejumlah kepemilikan televisi saling terkait dengan bisnis media.

Editor: Anne Maria
dok.kompas.com
Hary Tanoe hingga Chairul Tanjung, Ini 7 Konglomerat Pemilik Stasiun Televisi di Indonesia. FOTO: Hary Tanoesoedibjo dan Chairul Tanjung 

Selain televisi, media lain yang dikelola antara lain surat kabar Suara Pembaruan dan Investor Daily.

6. Hartono Bersaudara

Budi Hartono dan Michael Hartono adalah dua orang terkaya di Indonesia.

Dikutip dari Forbes, Budi Hartono berada di peringkat pertama daftar orang terkaya di Tanah Air dengan jumlah kekayaan bersih 20 miliar dollar AS.

Sementara Michael Hartono berada di posisi kedua orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sebesar 19,2 miliar dollar AS.

Selain pemilik perusahaan rokok Djarum, keduanya juga menguasai saham Bank BCA.

Bank ini awalnya dimiliki Grup Salim, namun kemudian dilepas karena imbas krisis moneter tahun 1998.

Di bisnis penyiaran, mereka memiliki jaringan Mola TV yang merupakan televisi berbayar.

Di luar itu, Grup Djarum lewat GDP Venture, kini juga berekspansi dalam modal ventura yang banyak berinvestasi pada sejumlah perusahaan startup besar.

Mengutip situs GDP Venture, beberapa perusahaan yang disuntik modal oleh GDP Venture antara lain Kaskus, Gojek, tiket.com, Blibli, hingga situs berita Kumparan dan IDN Times.

7. Susanto Suwarto

Nama Susanto Suwarto sudah jadi langganan dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Majalah itu pernah mencatat total kekayaan bersih pria asal Pontianak itu sebesar 475 juta dollar AS.

Saat ini Susanto menjabat sebagai Komisaris di Emtek yang memiliki stasiun televisi SCTV dan Indosiar.

Meski begitu, sahamnya lebih kecil ketimbang Eddy Kusnadi Sariaatmadja.

Dikutip dari situs Emtek, Susanto juga telah malang melintang di dunia usaha terutama media.

Pria berusia 65 tahun ini pernah menjabat sebagai Komisaris PT Nokia Networks pada 2002-2007, lalu pada 2004-2007 ia juga menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Omni Intivision.

Kemudian menjabat menjadi Presiden Direktur EMTEK pada 2009-2011, dan Komisaris PT Surya Citra Televisi pada 2009-2011. (*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved