Breaking News:

SAHAM

Masuk Zona Hijau Selama Sepekan, IHSG Diprediksi Melanjutkan Penguatan Minggu Depan

Penguatan IHSG selama sepekan terdorong meredanya kekhawatiran investor terhadap inflasi AS serta potensi The Fed menaikkan suku bunga.

tribunnews
ILUSTRASI. IHSG melesat dan banyak dikoleksi asing. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau selama sepekan terakhir. IHSG bertengger di level 6.065,17 pada penutupan perdagangan Jumat (4/6).

Level tersebut lebih tinggi 3,70% dibandingkan penutupan perdagangan pekan sebelumnya yang berada di 5.848,62, Jumat (28/5). 

Sejalan dengan itu, kapitalisasi pasar bertambah Rp 254,97 triliun menjadi Rp 7.177,85 triliun, dari sebelumnya Rp 6.922,89 triliun.

Berdasarkan rilis Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/6), kenaikan tersebut sejalan dengan rata-rata frekuensi harian yang meningkat. Sebaliknya, rata-rata nilai dan volume transaksi harian sepanjang pekan ini justru menurun.

Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 2,82% menjadi 1.137.733 kali transaksi dari 1.106.572 kali transaksi pada penutupan pekan lalu.

Sementara itu, rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan merosot 8,22% menjadi Rp 12,96 triliun dari Rp 14,12 triliun dan rata-rata volume harian turun 5,43% menjadi 19,57 miliar saham dari 20,7 miliar saham.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mencermati, penguatan IHSG selama sepekan terdorong meredanya kekhawatiran investor terhadap inflasi AS serta potensi The Fed menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. 

Di sisi lain, Hendriko melihat adanya foreign inflow investor asing yang cukup besar pada minggu ini. Adanya rilis data-data ekonomi dan pemberitaan pemulihan ekonomi Indonesia yang positif menjadi sentimen  yang mendukung penguatan IHSG sepekan terakhir. 

IHSG pekan depan, 7-12 Juni 2021, diprediksi bergerak mixed menguat menguji level resistance. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran level 6.100 hingga 6.110. 

"Namun ada potensi koreksi sehat di awal minggu depan setelah hari ini IHSG gagal menembus resistance 6.100 dengan support pada 5.950-6.000," ujar Hendriko kepada Kontan.co.id, Jumat (4/6). 

Halaman
12
Editor: Rimna Sari Bangun
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved