Breaking News:

LIGA INGGRIS

Tinggalkan Inter Milan, Antonio Conte Bakal Terima Gaji Fantastis di Tottenham Hotspur

Mantan pelatih Inter Milan, Antonio Conte bakal menerima gaji fantastis di klub Liga Inggris, Tottenham Hotspur.

Editor: Danang Setiawan
twitter/inter
Tinggalkan Inter Milan, Antonio Conte Bakal Terima Gaji Fantastis di Tottenham Hotspur 

Selain itu, ambisi klub yang ingin membangun proyek kemenangan juga jadi motivasi tambahan Mourinho.

"Setelah pertemuan dengan pemilik, saya segera memahami sepenuhnya ambisi mereka untuk AS Roma," ucap Mou.

Baca juga: Chelsea vs Real Madrid Kick Off 02.00 WIB, Thomas Tuchel Siapkan Strategi Anti Sergio Ramos

Baca juga: PSG Kalah Lagi Lawan Manchester City, Pochettino: PSG Kalah Bukan Karena Kylian Mbappe Cedera

"Itu adalah ambisi dan dorongan yang selalu memotivasi saya dan bersama-sama kami ingin membangun proyek juara pada tahun-tahun mendatang," tuturnya.

Dikutip dari Football Italia, pelatih berusia 58 tahun itu kembali ke Serie A dengan torehan 25 trofi utama di lemarinya sejauh ini.

Mourinho pernah melatih FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United, dan Tottenham Hotspur.

Di ranah Italia, Mourinho memiliki kenangan manis saat membawa Inter Milan meraih treble winners pada musim 2009-2010.

Saat itu, Mou membawa Inter meraih gelar juara Serie A Liga Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions.

Baca juga: Manchester City Menang Lolos ke Final Liga Champions, Pep Guardiola: Saya Bangga

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, membisikkan sesuatu kepada koleganya di Chelsea, Antonio Conte, setelah duel kedua tim pada partai Premier League di Stadion Stamford Bridge, Minggu (23/10/2016)
Manajer Manchester United, Jose Mourinho, membisikkan sesuatu kepada koleganya di Chelsea, Antonio Conte, setelah duel kedua tim pada partai Premier League di Stadion Stamford Bridge, Minggu (23/10/2016) (BEN STANSALL/AFP)

Tidak Ada Masalah dengan Mourinho

Pelatih Inter Milan Antonio Conte mengklaim bahwa dirinya tak memiliki masalah dengan Jose Mourinho. 

Jose Mourinho baru saja resmi ditunjuk sebagai pelatih AS Roma pada Selasa (4/5/2021).

Hal itu berarti The Special One, julukan Mourinho, akan bertemu lagi dengan Conte setelah hubungan mereka yang tak harmonis saat masih sama-sama berkarier di Liga Inggris.

Pernyataan Roma yang mengumumkan Jose Mourinho sebagai pelatih pun telah diketahui oleh Conte.

Dia pun mendoakan yang terbaik untuk Mourinho, kecuali saat berhadapan dengan Inter Milan.

Baca juga: Hasil Liga Champions Man City vs PSG, Brace Riyad Mahrez Antarkan The Citizens ke Final

Baca juga: Hasil Manchester City vs PSG, 2 Gol Riyad Mahrez Kubur Impian PSG, Man City ke Final Liga Champions

"Ini berita bagus untuk semua orang, saya mendoakan yang terbaik untuknya, kecuali saat dia bermain melawan Inter," kata Conte, dikutip dari Football Italia.

Akankah mereka saling berpelukan saat bertemu setelah laga?

"Yang pasti, ada rasa hormat yang besar di antara kami," ucap pelatih asal Italia tersebut.

Jose Mourinho adalah pelatih terakhir yang memenangi gelar Serie A bersama Inter pada 2009-2010 sebelum Conte mengulanginya pada musim ini.

"Itu (juara) adalah kepuasan yang luar biasa bagi kami dan para penggemar."

"Saya merayakannya dengan keluarga saya," kata mantan pelatih Chelsea dan timnas Italia itu.

"Ketika saya bergabung dengan tim baru, saya menjadi pendukung pertama dan saya tetap menjadi penggemar klub yang pernah saya latih," tuturnya.

Kontrak pelatih berusia 51 tahun itu di Inter Milan akan berakhir pada Juni 2022.

Apakah dia akan bertahan di Inter pada musim selanjutnya?

"Mari nikmati momen ini, akan ada waktu untuk berbicara bersama, dengan presiden klub dan direktur, untuk memilih jalur terbaik untuk Inter," ucap Conte merespons pertanyaan soal masa depannya di Inter Milan.

Baca juga: Wanita Mali Berusia 25 Tahun Ini Lahirkan 9 Bayi, Semuanya Sehat, Awalnya Diperkirakan 7 Bayi

Baca juga: Gempa Hari Ini 2021, Gempa Mag 5.8 Tuapejat Mentawai Sumbar, Rabu 08.24 WIB, Simak Info BMKG

Respon Fabio Capello

Fabio Capello angkat bicara setelah AS Roma mengumumkan kesepakatan dengan pelatih kawakan asal Portugal, Jose Mourinho, pada Selasa (4/5/2021) malam WIB.

AS Roma dan Jose Mourinho dilaporkan telah mencapai kesepakatan untuk bekerja sama mulai awal musim 2021-2022.

Berdasarkan kontrak yang telah disepakati, Jose Mourinho akan menukangi AS Roma hingga 30 Juni 2024.

Dia menggantikan sang kompatriot, Paulo Fonseca, yang sudah menukangi AC Roma sejak Juli 2019 dan akan meninggalkan klub setelah musim 2020-2021 berakhir.

Setelah mendengar kesepakatan antara AS Roma dan Mourinho, Fabio Capello selaku mantan pelatih Giallorrossi melayangkan pujian sekaligus peringatan.

Fabio Capello
Fabio Capello (zimbio.com)

Pujian ia tujukan kepada Mourinho, sedangkan peringatan dilayangkan kepada AS Roma sebagai klub.

Capello menyebut Mourinho sebagai sosok pelatih berpengalaman yang sangat mengenal iklim sepak bola Italia.

Hal itu terbukti lewat kesuksesan Mourinho saat menukangi Inter Milan pada peride 2008-2010.

Dalam dua musim, Mourinho mampu membawa Inter Milan ke puncak kesuksesan, meraih berbagai prestasi, termasuk treble winners pada musim 2009-2010.

"Dia (Mourinho) pelatih yang sangat bergengsi dan berpengalaman, dan yang terpenting, dia adalah pelatih yang sangat mengenal Italia," kata Capello, dikutip dari Football Italia, Rabu (5/5/2021).

"Jadi, semuanya bisa jauh lebih mudah. Roma adalah klub yang sulit, tetapi dia berani menempatkan dirinya dalam kesulitan," ucapnya.

"Saya berdoa untuk fans Roma, semoga dia melakukan sebaik yang dia lakukan di Inter," tutur Capello.

Di samping pujian kepada Mourinho, Capello melayangkan peringatan kepada AS Roma.

Capello mengatakan bahwa pemain juga menjadi faktor krusial dalam upaya meraih kejayaan.

Menurut Capello, kedatangan Mourinho akan percuma jika tak dibarengi kualitas pemain.

"Tidak cukup hanya merekrut pelatih hebat untuk menang. Anda juga membutuhkan para pemain," ujar Capello.

Fabio Capello berbicara sebagai pelatih yang pernah membantu AS Roma memenangi Serie A 2000-2001 dan Piala Super Italia 2001-2002.

Kala itu, Capello memiliki sederet pemain dengan nama besar seperti Cafu, Emerson, Walter Samuel, Vincenzo Montella, Antonio Cassano, Il Capitano Francesco Totti, hingga Gabriel Batistuta.

*Berita lain terkait Liga Inggris

Baca Berita Tribunbatam.id di GOOGLE NEWS

(*)

Sumber: Bolasport.com

Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved