Breaking News:

VIRUS CORONA DI BATAM

10 Kecamatan di Batam Masih Zona Merah Covid-19, Wisata Pantai Terimbas Pandemi

Kondisi pandemi covid-19 juga berimbas pada wisata pantai yang sudah terkenal di Batam, Provinsi Kepri.

Penulis: Hening Sekar Utami | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
WISATA PANTAI DI BATAM - Salah seorang pengunjung bermain ayunan di tepi Pantai Reviola, Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Minggu (6/6/2021). Kondisi pandemi Covid-19 berimbas pada jumlah kunjungan wisatawan di pantai ini. 

Salah satunya adalah, Pantai Reviola yang terletak di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam.

Minggu pagi, pantai yang berlokasi hampir di titik terujung pulau Galang ini ramai dikunjungi oleh wisatawan.

PANTAI REVIOLA - Suasana terkini di pantai Reviola, Barelang. Minggu, (1/11/2020).
PANTAI REVIOLA - Suasana terkini di pantai Reviola, Barelang. Minggu, (1/11/2020). (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

"Hari ini lumayan banyak yang datang, ada juga yang camping. Memang biasanya paling ramai di akhir pekan," ujar salah seorang pengawas tempat wisata Pantai Reviola, Ijas, Minggu (6/6/2021).

Akan tetapi, Ijas mengakui, kehadiran pengunjung di Pantai Reviola beberapa bulan terakhir ini berkurang sejak adanya pandemi Covid-19.

Pada mulanya, dalam satu hari di akhir pekan, Pantai Reviola pernah kedatangan lebih dari 3 ribu pengunjung dalam sehari.

Semenjak wabah virus Corona mulai merebak, segala aktivitas di pantai ini pun mulai dibatasi, dan bahkan sempat tutup untuk sementara waktu di masa-masa awal Covid-19.

"Pantai ini mulai buka 25 Desember 2019, beberapa bulan kemudian datang Covid-19, jadi kita merasakan ramai-ramainya itu cuma sebentar.

Habis itu pengunjung berkurang, dan kami juga sempat pernah tutup sebentar di masa awal Covid-19," jelas Ijas.

Kini, rata-rata jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata Pantai Reviola hanya berkisar 100 hingga 200 orang per hari di hari-hari biasa.

Dan di akhir pekan jumlah pengunjung tidak sampai mencapai 600 orang per hari.

"Ya apa boleh buat, yang namanya bencana kita tidak tahu kapan berakhir.

Yang penting kami di sini sudah siapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Tiap waktu kegiatan pengunjung juga selalu diawasi supaya tidak melanggar protokol kesehatan," tambah Ijas. (*/TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Virus Corona di Batam

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved