Breaking News:

TRIBUN WIKI

Biodata Mochtar Kusumaatmadja, Menlu Era Soeharto Wafat, Pakar Hukum yang Dikenal Dunia

Inilah Biodata Mochtar Kusumaatmadja, Menlu Era Soeharto Wafat, Pakar Hukum yang Dikenal Dunia.

Editor: Widi Wahyuning Tyas
ISTIMEWA
MENINGGAL DUNIA - Inilah Biodata Mochtar Kusumaatmadja, Menlu Era Soeharto Wafat, Pakar Hukum yang Dikenal Dunia. FOTO: MOCHTAR KUSUMAATMADJA 

Selepas menjadi Menlu, Kusumaatmadja masih aktif berkegiatan di berbagai forum internasional, seperti menjadi anggota Komisi Hukum Internasional PBB selama dua tahun.

Meninggal dunia

Mantan Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) yang juga mantan Menteri Kehakiman era Presiden Soeharto Prof Mochtar Kusuma Atmadja meninggal dunia, Minggu (6/6/2021).

Kabar ini dibenarkan oleh putra Mochtar Kusuma Atmadja, Rahmat Askari lewat keterangan singkat yang diterima media.

"Inna lillahi wainna ilaihi rojiun, Telah berpulang Ke Rahmatullah td jam 9.00 pagi hari Minggu tgl 6 Juni, Bp Prof Mochtar Kusumaatmadja Mantan Menteri Luar Negeri RI dan Mantan Menteri Kehakiman RI," tulis pesan yang diterima Tribunnews pada Minggu (6/6/2021).

Mochtar Kusuma Atmadja meninggal pada hari Minggu 6 Juni 2021 sekira pukul 09.15 di RS Siloam.

Melansir artikel di Tribunnews.com dengan judul Mantan Menlu RI Era Soeharto, Mochtar Kusuma Atmadja Meninggal Dunia, rumah duka ada di sekitar Kebayoran Baru, namun belum ada informasi lebih lanjut terkait pemakaman eks Menlu RI itu.

Mochtar Kusuma Atmadja merupakan Menteri Kehakiman Kabinet Pembangunan II (1973-1978) dan Menteri Luar Negeri Kabinet Pembangunan III dan IV (1978-1983 dan 1983-1988).

Ia juga dikenal sebagai pakar hukum laut internasional yang menjadi Wakil Indonesia pada Konperensi Hukum Laut, Jenewa, Colombo, Tokyo (1958-1961), serta menjadi Wakil Indonesia pada Sidang PBB mengenai Hukum Laut, Jenewa dan New York.

Mochtar juga dikenal sebagai Guru Besar dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung.

Semoga Bapak Mochtar Kusumaatmadja mendapat husnul khotimah, diberi kelapangan dan lindungan damai kasih-Nya.

"Terima kasih atas jasa pengabdianmu bagi bangsa dan negara. Jasamu Abadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. Aaammiinnn."

(*)

Berita lain tentang TRIBUN WIKI
Baca berita terbaru lainnya di Google
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved