Breaking News:

BERITA POPULER BATAM

Kejadian Populer Batam: Didominasi Berita Pembunuhan di Perumahan Everfresh Batam

Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu (9/6/2021)

Editor:
Kolase Tribun Batam / Leo Halawa
Kejadian Populer Batam: Didominasi Berita Pembunuhan di Perumahan Everfresh Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu (9/6/2021) antara lain: 

1. Dendam Karena Dipecat, Arifin Bunuh Qui Hong, Ibu Mantan Bosnya di Perumahan Everfresh Batam

Syamsul Arifin (22) pelaku pembunuhan terhadap Qui Hong (60) tertatih-tatih ketika baru sampai di Polresta Barelang Batam. 

Dari raut wajahnya terlihat pelaku meringis menahan sakit, jalannya terlihat gontai dan harus dibopong oleh anggota buser.

Sejauh ini, pelaku masih dimintai keterangan oleh penyidik satreskrim Polresta Barelang.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan saat dikonfirmasi mengatakan, motif pelaku pembunuhan tersebut adalah dendam pribadi.

"Pelaku merasa dendam kepada anak korban. Kemudian dia membunuh orangtua mantan bos yang sudah memecatnya tersebut," ucap Andri Kurniawan yang ditemui di Polresta Barelang, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Penggusuran 165 Kios di Simpang Barelang hingga CPNS 2021

Pemecatan yang dialami Syamsul Arifin membuat dirinya merasa dendam. 

Sebab ia harus diusir di hadapan banyak orang saat itu.

Karena malu dan merasa tidak dihargai, akhirnya pelaku marah dan merencanakan aksi pembunuhan.

Akhirnya pada Selasa (8/6/2021) pelaku datang sendirian ke rumah korban yang berada di Everfresh Kota Batam.

Memang dia sudah mengetahui semua seluk beluk rumah korban tersebut.

Selengkapnya baca, Dendam Karena Dipecat, Arifin Bunuh Qui Hong, Ibu Mantan Bosnya di Perumahan Everfresh Batam

2. BREAKING NEWS - Pelaku Pembunuhan di Perum Everfresh Batam Tumbang Ditembak Polisi

Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Batam Kota menangkap pelaku pembunuhan yang terjadi di Perum Everfresh Batam, Rabu (9/6/2021).

Penangkapan pelaku pembunuhan ini kurang dari 24 jam. 

Hal itu dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan.

Menurut Andri, pelaku ditangkap di kawasan punggur setelah sempat melarikan diri usai beraksi.

"Barusan pelaku sudah ditangkap, sejauh ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku," sebut Andri.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melawan petugas. Dengan badannya yang cukup besar pelaku sempat berlari dari kejarang pihak kepolisian.

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Batam Masih Zona Merah Covid-19 hingga Kantong GeNose Habis

Namun pelaku akhirnya tumbang setelah polisi menembak kedua kakinya.

"Kita berikan tindakan tegas karena pelaku melawan anggota," lanjutnya.

Qui Hong Tewas Dicekik

Qui Hong (60) wanita paruh baya yang tinggal di perumahan Everfresh Batam Centre tewas usai dicekik oleh mantan anak buah anak korban bernama Edi Sugianto.

Selengkapnya baca, BREAKING NEWS - Pelaku Pembunuhan di Perum Everfresh Batam Tumbang Ditembak Polisi

3. KRONOLOGI Pembunuhan Qui Hong, Arifin Aniaya Korban hingga Tangan Patah Lalu Mencekiknya

Qui Hong (60) wanita yang tinggal di perumahan Everfresh Batam Centre tewas usai dicekik oleh mantan anak buah anak korban bernama Edi Sugianto.

Pelaku pembunuhan diketahui bernama Syamsul Arifin (22) pemuda asal Riau. 

Pelaku dipecat oleh bosnya awal Februari 2021 lalu.

Dendam karena dipecat, pelaku akhirnya merencanakan pembunuhan terhadap mantan orangtua mantan bosnya itu.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Andri Kurniawan mengatakan, kecurigaan polisi awalnya setelah menerima hasil visum dari rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Di tubuh Qui Hong terdapat sejumlah tanda-tanda kekerasan seperti tangannya patah dan ada cekikan di leher korban.

"Kecurigaan awal kita bermula dari hasil visum di Rumah Sakit Bhayangkara. Ada sejumlah luka penganiayaan," terang Andri.

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Dari Berita Vaksinasi hingga OTT PNS BKIPM oleh Polda Kepri

Baca juga: PENGAKUAN Arifin, Pembunuh Ibu Mantan Bosnya, Sebut Diusir Anak Korban di Depan Banyak Orang

Dari sana polisi mulai melakukan pengembangan. Diketahui, perumahan tersebut adalah perumaan mewah. Polisi mengecek setiap kamera CCTV yang ada di perumahan tersebut.

Diketahui, korban hanya sendiri dirumah pada pukul 16.00 WIB. Polisi mulai mencocokkan waktu dan sejumlah orang yang masuk ke perumahan Everfresh.

"Kita mencocokan setiap orang yang masuk kesana. Kemudian kita pas kan waktu korban sendirian di rumah," sebut Andri.

Selengkapnya baca, KRONOLOGI Pembunuhan Qui Hong, Arifin Aniaya Korban hingga Tangan Patah Lalu Mencekiknya

4. Wakil Walikota Batam : Dalam 10 Hari, 50.000 Orang Sudah Harus Divaksin Covid-19 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat Batam untuk tidak ragu lagi untuk divaksin.

Hal itu penting untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

"Jangan ada keraguan lagi, vaksin ini aman sudah diuji oleh orang yang ahli di bidangnya. Jadi serahkan saja kepada ahlinya," kata Amsakar saat meninjau vaksinasi masyarakat Perkumpulan Teochew Batam, Rabu (9/6/2021).

Karena itu Amsakar juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Perkumpulan Teochew Batam yang sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.

Pihaknya berharap masyarakat yang sudah divaksin bisa turut mengkampanyekan bahwa vaksin sangat aman dan efektif.

Pemko Batam menargetkan dalam 10 hari ke depan paling tidak 50 ribu masyarakat Batam harus sudah divaksin.

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Dari AKP Jon Effendi Meninggal Dunia hingga 100 Pasien Covid-19 di RSKI

Tujuannya tidak lain adalah untuk dapat menekan penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

"Karena itu, ayo ajak saudara, kerabat dan tetangganya untuk tidak takut divaksin Covid-19," katanya.

Amsakar juga menjelaskan jika 70 persen masyarakat Batam sudah divaksin Covid-19, pihaknya yakin sektor pariwisata bagi wisatawan mancanegara akan dapat dibuka kembali. Salah satu satu kawasan yang disiapkan adalah pariwisata Nongsa.

Jika hal tersebut terealisasi tentu diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat Batam meningkat.

Selengkapnya baca, Wakil Walikota Batam : Dalam 10 Hari, 50.000 Orang Sudah Harus Divaksin Covid-19

5. ARIFIN Ungkap Alasan Pilih Bunuh Ibu Mantan Bosnya Meski Sakit Hati Pada Anaknya: Saya Puas!

Dendam karena dipecat oleh bos di tempat bekerja, Syamsul Arifin (22) nekat menghabisi nyawa orangtua mantan bosnya bernama Qui Hong (60).

Dari pengakuan pelaku saat ditemui TRIBUNBATAM.id di Polresta Barelang, menurut Syamsul Arifin bukan tanpa alasan dirinya melakukan pembunuhan terhadap orangtua bosnya tersebut.

Menurutnya agar bosnya Egi Sugianto merasakan sakit dan penderitaan.

"Saya memang rencanakan pembunuhan terhadap ibu bos saya itu. Karena saya sakit hati," sebut Syamsul Arifin, Rabu (9/6/2021).

Setelah orangtua dari bosnya tewas di tangannya, Syamsul Arifin berharap mantan Bosnya tersebut merasakan penderitaan yang dalam.

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Dari Kedatangan Jokowi ke Batam hingga Kasus Pembunuhan

"Saya pilih bunuh orangtuanya agar dia rasakan sakit yang lebih dalam. Biar dia menderita," sebutnya menerangkan.

Pelaku datang ke rumah korban di perumahan Everfresh sekitar pukul 16.00 WIB.

Di sana dirinya berpura-pura mengantar paket.

"Dia sempat tanya sama saya, mau ngapain. Saya bilang mau antar barang dan masuk ke dalam rumah," sebutnya.

Setelah paket diletakkan, Pelaku mulai beraksi.

Selengkapnya baca, ARIFIN Ungkap Alasan Pilih Bunuh Ibu Mantan Bosnya Meski Sakit Hati Pada Anaknya: Saya Puas!

6. STOK Vaksin Masih 56.640 Dosis, Saat Ini 123.057 Warga Batam Telah Divaksin Covid-19 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan capaian pelaksanaan vaksinasi Covid-19, tenaga kesehatan (nakes) pada dosis pertama telah mencapai 97,34 persen dengan total 8.893.

Sedangkan dosis kedua telah mencapai 94,56 persen dengan total 8.409 orang. 

“Total sasaran nakes sebanyak 9.136 orang,” ujar Didi, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Dari Bandara Hang Nadim Padat, Lonjakan Covid hingga Tempat Hiburan Malam

Untuk para lanjut usia (lansia), dengan sasaran 18.806 orang, pada dosis pertama sudah mencapai 79,69 persen dengan total 14.986 orang.

Dan pada dosis kedua masih hanya tercapai 11,47 persen dengan total 1.179 orang. 

Untuk kelompok pelayan publik, dengan sasaran 70.918 orang.

Pada dosis pertama sudah melebihi target yaitu mencapai 139,85 persen, dengan total 99.178 orang.

Selengkapnya Baca, Vaksin Masih 56.640 Dosis, Saat Ini 123.057 Warga Batam Telah Divaksin Covid-19

(*/tribunbatam.id)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS

Baca Juga Berita lain tentang KEJADIAN POPULER

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved